Latest Updates
Showing posts with label dahak. Show all posts
Showing posts with label dahak. Show all posts

Tips Mengatasi Dahak pada Bayi

 Tips Mengatasi Dahak pada Bayi
Tidak tega juga ketika saluran pernapasan bayi menjadi tersendat, selain suaranya menggangu juga membuatnya tidak nyaman.Bagi orang dewasa mungkin sangat mudah untuk mengeluarkannya akan tetapi untuk bayi sangat kesulitan untuk mengeluarkannya sendiri. Anda tidak perlu panik, anda dapat mencari cara yang tepat untuk mengeluarkan dahak pada bayi anda.
Dahak atau yang dikenal dengan sebutan lain yaitu slam dapat membuat tenggorokan bayi anda tidak nyaman , menghalangi pernapasan, mengganggu ketika sedang menelan ASI sehingga bayi anda seringkali rewel. Perubahan kondisi kesehatan bayi terutama yang berhubungan dengan gangguan kesehatan yang menyebabkan tidak nyaman seringkali disertai dengan batuk yang berdahak. Batuk berdahak dapat disebabkan oleh beberapa kondisi seperti batuk, pilek, flu  yang disebabkan karena virus, bakteri ataupun alergi.
Sebelum anda mengeluarkan dahak, anda dapat membantu bayi anda untuk mengencerkan dahak sehingga mudah untuk dibuang di dalam tubuh bayi.

Langkah yang dapat dilakukan untuk mengencerkan dahak yaitu :

  1. Anda dapat mengajak bayi anda setalah mandi pagi untuk mendapatkan sinar matahari (pada pukul 06.30-07.00) selama kurang lebih 10-15 menit. Untuk membuat hangat pada bayi anda
  2. Anda dapat memberikan olesan minyak telon atau balsem khusus bayi ke dada sehingga bayi merasakan hangat, terutama menjelang malam hari.
  3. Sediakan baskom yang berisi air hangat kemudian berikan sedikit minyak kayu putih dan letakan di dekat bayi supaya udaranya terhirup, hati-hati meletakannya jangan sampai mudah terjangkau badan bayi dikhawatirkan akan membuatnya terluka.
  4. Pada bayi yang sudah berusia 6 bulan ke atas, maka anda dapat memberikan makanan tambahan yang hangat. Misalnya dengan memberikan kaldu yang hangat.
  5. Masih pada bayi yang berusia 6 bulan ke atas, maka anda anda dapat memberikan cairan untuk terapi yang sederhana dalam mengencerkan dahaknya dan membersihkan tenggorokan bayi anda.

Sedangkan untuk membantu mengeluarkan dahak pada bayi anda dapat melakukan cara-cara berikut ini :

  1. Apabila langkah-langkah diatas sudah anda lakukan, untuk mengencerkan dahak maka tengkurapkan bayi anda dipangkuan. Letakan satu kaki anda lebih tinggi sehingga posisi bayi anda miring selanjutnya kepalanya lebih rendah. Anda dapat menepuk-nepuk hingga lembut punggung bayi, dahak encer pada bayi akan turun kemudian keluar dari tenggorokan.
  2. Dengan cairan yang cukup dikonsumsi oleh bayi anda (cairan atau ASI) akan membantu bayi anda dalam mengeluarkan dahak melalui feses, ketika bayi mengeluarkan air ludah atau bersin dan muntah.    
  3. Anda dapat menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan dahak dari bahan karet. Bila diperlukan menyedot dahak pada bagian mulut dan hidung. Pertama anda dapat menyedot mulut terlebih dahulu dengan menempatkan ujung penyedot ke dalam rongga mulutnya.
  4. Ketika mengeluarkan dahak hindari menyedot mulut ataupun hidung bayi anda setelah menyusu atau makan karena dapat menyebabkan muntah. Apabila bayi anda mengalami muntah dan sulit bernapas maka anda dapat membatasi penyedotan.
Itulah dia langkah-langkah yang dapat anda lakukan untuk mambantu bayi anda ketika mengeluarkan dahak. Dahak seringkali mengganggu aktivitasnya dan membuat bayi anda rewel. Dengan mengetahui cara mengeluarkannya semoga dapat bermanfaat.

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi
baby-crying
Dahak atau slam pada bayi sering membuat bayi merasa tidak nyaman dan menjadi rewel, karena dahak yang menyangkut di tengoorokannya menghalangi nafasnya, selain itu membuat bayi  tangisannya menjadi parau dan sulit menelan ASI. Beikut tips cara membantu mengecerkan dan mengeluarkan dahak pada bayi :
Tahap 1 – Mengencerkan Dahak
  • Jemur bayi di bawah sinar matahari pagi (kira-kira pukul 07.00 – 08.00) selama 10 menit.
  • Oleskan balsem bayi ke dada dan punggungnya. Atau, dengan meneteskan minyak kayu putih ke dalam baskom berisi air hangat, kemudian letakkan di dekat bayi agar terhirup uapnya.
  • Tetaplah memberi bayi ASI. Jika ia sudah mendapat makanan tambahan, berilah air putih hangat, sari buah atau sup/kaldu hangat. Dengan mengkonsumsi banyak cairan bisa membantu bayi mendapatkan terapi sederhana untuk mengencerkan dahak dan membersihkan tenggorokan.
  • Ramuan tradisional air jeruk nipis dicampur kecap atau madu, berikan pada bayi 1 sendok teh, 3-4 kali sehari.
Tahap 2 – Mengeluarkan Dahak
  • Tengkurapkan bayi di pangkuan Anda (posisi Anda duduk tegak, bersandar). Letakkan satu kaki Anda lebih tinggi dari kaki lainnya sehingga posisi tubuh bayi miring dengan bagian kepala lebih rendah. Tepuk-tepuk lembut punggung bayi. Dahak yang encer akan turun dan keluar dari tenggorokan.
  • Jika tidak dengan cara di atas, dahak yang sudah tertelan bayi dapat keluar dengan sendirinya melalui feses (kotoran), air seni dan air ludah. Atau, keluar saat bayi bersin dan muntah.
  • Dahak pada bayi umumnya berwarna bening. Jika terjadi perubahan warna dahak misal menjadi kuning atau hijau menindikasikan ada infeksi di saluran nafas bayi. Segeralah bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi

Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi

baby-crying
Dahak atau slam pada bayi sering membuat bayi merasa tidak nyaman dan menjadi rewel, karena dahak yang menyangkut di tengoorokannya menghalangi nafasnya, selain itu membuat bayi  tangisannya menjadi parau dan sulit menelan ASI. Beikut tips cara membantu mengecerkan dan mengeluarkan dahak pada bayi :

Tahap 1 – Mengencerkan Dahak
  • Jemur bayi di bawah sinar matahari pagi (kira-kira pukul 07.00 – 08.00) selama 10 menit.
  • Oleskan balsem bayi ke dada dan punggungnya. Atau, dengan meneteskan minyak kayu putih ke dalam baskom berisi air hangat, kemudian letakkan di dekat bayi agar terhirup uapnya.
  • Tetaplah memberi bayi ASI. Jika ia sudah mendapat makanan tambahan, berilah air putih hangat, sari buah atau sup/kaldu hangat. Dengan mengkonsumsi banyak cairan bisa membantu bayi mendapatkan terapi sederhana untuk mengencerkan dahak dan membersihkan tenggorokan.
  • Ramuan tradisional air jeruk nipis dicampur kecap atau madu, berikan pada bayi 1 sendok teh, 3-4 kali sehari.
Tahap 2 – Mengeluarkan Dahak
  • Tengkurapkan bayi di pangkuan Anda (posisi Anda duduk tegak, bersandar). Letakkan satu kaki Anda lebih tinggi dari kaki lainnya sehingga posisi tubuh bayi miring dengan bagian kepala lebih rendah. Tepuk-tepuk lembut punggung bayi. Dahak yang encer akan turun dan keluar dari tenggorokan.
  • Jika tidak dengan cara di atas, dahak yang sudah tertelan bayi dapat keluar dengan sendirinya melalui feses (kotoran), air seni dan air ludah. Atau, keluar saat bayi bersin dan muntah.
  • Dahak pada bayi umumnya berwarna bening. Jika terjadi perubahan warna dahak misal menjadi kuning atau hijau menindikasikan ada infeksi di saluran nafas bayi. Segeralah bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.