Latest Updates
Showing posts with label Hamil. Show all posts
Showing posts with label Hamil. Show all posts

Tips Berkendara Bagi Ibu Hamil

Sedang hamil akan tetapi harus tetap beraktivitas? Sebagai wanita karir yang mengharuskan anda untuk tetap berkendara , inilah tipsnya untuk anda.
Mengemudi saat hamil tidak akan menjadi masalah apabila kondisi kehamilan anda sehat. Beberapa ibu hamil disarankan untuk tidak menggendarai motor atau mobil  apabila memiliki riwayat kesehatan dan riwayat kehamilan yang memerlukan perhatian ekstra.
Selain mengendarai mobil sendiri akan membuat ibu hamil lelah, kondisi ini akan menimbulkan masalah apabila jarak tempuh ibu hamil terlalu jauh. Keluhan kehamilan akan dirasakan oleh ibu hamil bahkan cenderung lebih berat.
Kondisi ibu hamil pada trimester pertama akan mudah lelah dan terasa mual. Bahkan kesulitan kosentrasi. Kondisi yang dikenal dengan sebutan morning sickness ini tidak disarankan untuk menyetir sendiri karena tubuh tidak fit.Sedangkan bila anda terpaksa menyetir karena kondisi tertentu, anda dapat menyediakan camilan sebagai bekal perjalanan. Misalnya seperti biskuit, kue kering, buah-buahan yang sudah siap dan jangan lupa untuk tetap minum air putih. Permen jahe juga dapat menghilangkan mual.Sedangkan ketika anda merasa tiba-tiba ingin muntah dan mual atau keluhan lainnya segera tepikan kendaraan anda dan menghubungi suami atau rekan yang dapat membantu anda.
Bagi anda yang melalui perjalanan panjang menyetir mobil ditrimester kedua. Sebaiknya melakukan pemeriksaan lengkap untuk mengetahui kondisi kesehatan kandungan anda. Bahkan apabila terpaksa menyetir sendiri, sebaiknya berhenti beberapa kali kurang labih 10 menit untuk tulang belakang dan punggung bagian belakang yang sudah pegal. Anda dapat turun dari mobil kemudian jalan sebentar dan lakukan peregangan untuk membuat tubuh anda rileks.
Sedangkan bagi ibu hamil yangn memasuki kehamilan trimeseter ketiga. Perasaan pegal dapat anda atasi dengan menganjal pinggang dengan menggunakan bantal. Apabila anda duduk di kursi depan dengan menggeser kursi kearah belakang, anda dapat mendapatkan ruang yang lebih lapang dan membuat anda nyaman. Ketika sedang berada dijalan raya seringkali anda mengelami stres karena macet jadi yang dilakukan adalah mendengarkan radio atau musik yang dapat membuat anda nyaman. Bawa selalu persedian air minum untuk tetap menjaga tubuh terhidrasi.
Bagi ibu hamil yang menggunakan sepeda motor, kekhawatiran suami dan keluarga adalah guncangan dari sepeda motor yang berisiko mengalami keguguran atau kehamilan prematur. Namun apabila ibu tidak mengalami kondisi kram perut, pendarahan  maka anda tidak perlu khawatir.
Berikut ini adalah hal yang harus dilakukan ibu hamil apabila menggunakan sepeda motor:
1. Mengurangi Intensitas Penggunaan Sepeda motor
Apabila anda harus menempuh perjalanan jauh sebaiknya menghindari penggunaan sepeda motor.Ibu hamil rentan terkena sakit punggung dan lelah yang menyebabkan terjadinya gangguan pada ibu hamil dan janin.
2.Menggunakan Pengaman
Anda terpaksa menggunakan sepeda motor usahakan untuk menjaga keamanan dengan menggunakan pengamanan . Helm sebagai pelindung dari benturan, jaet yang dapat melindungi ibu hamil dari sengatan matahari dan terpaan angin. Kemudian selanjutnya yaitu sabuk penopang yang berfungsi untuk menjaga janin agar tidak terkena goncangan.

Sering Merasa Tegang Pada Perut Saat Hamil?

Ibu hamil mengeluhkan kondisi dimana seringkali merasakan kehamilan semakin membuatnya tidak nyaman. Beberapa keluhan kehamilan yang seringkali dikeluhkan pada usia kehamilan yang semakin membesar yaitu kejang pada bagian otot perut, pada bagian kemaluan dan bagian pangkal paha kanan dan kiri.Normalkah kondisi ini?

Selama kehamilan memperhatikan kesehatan sangatlah penting,terlebih untuk perubahan yang terjadi pada ibu dan janin.Meskipun demikian masing-masing kondisi ibu dan janin berbeda-beda. Sehingga membutuhkan konsultasi lebih lanjut pada ahli medis, hanya saja pada artikel kali ini kami akan memberikan gambaran mengenai keluhan ibu hamil yang berhubungan dengan perut ibu hamil yang semakin membesar dan seringkali merasa tegang.
Sembilan dari sepuluh ibu hamil pernah merasakan perut yang tegang/kram dan nyeri. Hanya saja ibu hamil harus dapat mengenali rasa tegang atau nyeri yang seringkali dialami selama kehamilan dan juga tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

Keluhan yang seringkali dialami oleh ibu hamil yang berhubungan dengan perut yang nyeri atau tegang tidak semuanya berbahaya , untuk itu sebaiknya ibu mengenali terlebih dahulu ragam nyeri, kram dan tegang perut yang umum dialami oleh ibu hamil.
Berikut adalah keluhan yang berhubungan denga rasa nyeri/tegang pada perut ibu hamil yang dibedakan berdasarkan usia kehamilan :

Trimester pertama

Sedikit ibu hamil di trimester pertama yang mengeluhkan rasa nyeri atau tegang pada bagian perut.Hanya saja beberapa diantaranya ada yang mengeluhkan seperti sedikit sakit menyerupai rasa sakit perut menjelang menstruasi. Anda tidak perlu khawatir rasa nyeri ini ditimbulkan karenan meningkatkan hormon progesteron dan juga relaksin sehingga sambungan tulang pada bagian rahim merenggang.Meskipun tidak membahayakan akan tetapi anda harus melakukan konsultasi dengan dokter anda apabila rasa nyeri pada bagian perut terus berlangsung hingga usia kehamilan 10-12 minggu.
Masih berhubungan dengan usia kehamilan yang masih muda, perut kembung seringkali menjadi salah satu penyebab ibu hamil merasakan nyeri walaupun tergolong normal akan tetapi apabila disertai dengan kondisi kram pada bagian sisi perut bawah dan disertai dengan adanya pendarahan dan efek warna coklat akan menjadi salah satu masalah yang membahayakan anda dan janin.
Nyeri pada bagian perut yang terbilang lama sebaiknya anda waspadai, apalagi bila sudah keluar dari trimester pertama kehamilan. Hal ini dikhawatirkan sebagai pertanda kehamilan ektopik yaitu kehamilan di luar rahim sehingga sel telur tidak berada pada tempatnya dan menyebabkan berada di luar rahim.
Selanjutnya nyeri yang hebat pada bagian perut selama kehamilan di trimester akhir dengan disertai pendarahan dapat juga dikatakan keguguran. Nyeri dan rasa tegang yang semakin meninggi harusnya segera di waspadai dan segera ditangani dengan segera.

Trimester Kedua

Memasuki trimester kedua kerap kali ibu mengalami nyeri pada bagian kanan dan kiri bagian perut yang ditandai dengan berpindah dari bagian perut bawah kiri ataupun kanan. Kondisi ini dikarenakan pada bagian struktur tali yang mempertahankan rahim pada dinding perut atau dikenal dengan ligamentum mengalami nyeri akan tetapi tidak membahayakan. Ibu hamil hanya perlu untuk beristirahat rileks dengan menggunakan bantal yang tinggi.
Selain itu ibu hamil harus hati-hati ketika mengalami rasa nyeri meskipun tidak membahayakan. Anda dapat perlahan-lahan mengubah posisi. Hal ini untuk mengurangi tekanan perut sehingga tidak menimbulkan rasa nyeri pada perut.
Keluhan rasa sakit pada perut tidak membahayakan hanya saja tetap anda harus berkonsultasi dengan dokter anda apabila mengalami rasa sakit yang berkepanjangan terlebih pada trimester kedua anda masih merasakan tidak nyaman (berkelanjutan) dari trimester pertama.

Trimester Akhir

Ibu hamil seringkali mengalami rasa nyeri pada bagian perut di trimester akhir. Hal ini dikarenakan perut ibu yang semakin membesar dan mengakibatkan terjadinya tekanan pada kandung kemih yang barada pada bagian bawah perut.
Hanya saja bagi ibu hamil, apabila mengalami infeksi pada saluran kemih maka kondisi akan semakin membuatnya semakin mengalami rasa sakit. Beberapa gejala yang berhubungan dengan infeksi saluran kemih maka sering kali mengalami nyeri pada bagian perut bagian bawah punggung bahkan hingga menimbulkan kontraksi.
Tidak semua rasa sakit, nyeri dan kejang pada trimester akhir membahayakan. Pada beberapa kondisi dapat juga disebabkan karena janin yang bergerak semakin membesar sehingga membuat bagian badan, kepala dan tendangan bayi yang semakin kuat. Inilah yang menyebabkan kontraksi ringan. Adapun yang perlu diwaspadai adalah ketika ibu hamil mengalami nyeri pada bagian perut yang semakin tidak tertahankan meskipun sudah beristirahat.
Adapun untuk ibu hamil untuk mengenali rasa nyeri pada bagian perut saat hamil diantaranya adalah ketika ibu mengalami kondisi sakit perut yang tidak tertahankan, berkepanjangan dan mengalami nyeri seperti kram atau tegang pada bagian bawah perut. Untuk mengetahui nyeri yang tidak tertahankan anda dapat mewaspadai kondisi-kondisi saat ibu hamil di bawah ini :
Ibu hamil mengalami kram hingga berlangsung beberapa hari, dimana nyeri yang dialaminya bersifat ritmik dimana ibu hamil mengalami sakit pada bagian perut yang menjalar ke atas kemaluan. Seringkali ini menjadi pertanda ibu hamil mengalami keguguran, apalagi bila ditandai dengan pendarahan berwarna merah muda dan mengalami kontraksi yang kuat, dan terasa sakit.
Selanjutnya ibu hamil yang merasakan sakit pada bagian perut yang menjalar pada bagian ulu hati. Kondisi ini umumnya dialami oleh ibu hamil disertai dengan rasa sakit dan pandangan mata yang kabur. Penyebab lainnya adalah preeklampsia yang ditandai dengan naiknya tekanan darah pada kaki sehingga menyebabkan bengkak.
Adapula sakit perut yang ditandai dengan nyeri yang berasal pada bagian rahim sehingga menyebabkan persalinan sebelum waktunya. Nyeri pada bagian perut yang melilit disertai dengan nyeri pada bagian punggung dan kontraksi pada usia kehamilan 20-36 minggu. Kondisi ini seringkali disalahartikan sehingga mengakibatkan plasenta previa yang menyebabkan plasenta tumbuh menutupi jalan lahir.
Terakhir adalah nyeri pada bagian perut ibu hamil yang tidak mengalami kaitan dengan kondisi kehamilan sendiri, salah satunya adalah rasa nyeri diantara pecahnya kista dan tekanan besar pada rahim ataupun kasus peradangan usus buntu.
Kondisi ibu hamil yang mengalami gangguan saat hamil ditandai dengan nyeri perut tidak selamanya membahayakan. Bahkan untuk ibu hamil yang mengalami nyeri perut harus diwaspadai diantaranya adalah kehamilan ektopik yang berada di luar rahim, mengalami keguguran, mengalami preeklamsia , mengalami sindorom Hemolysis, elevated liver enzymes, and low platelet count sehingga mengalami pembekuan darah atau mengalami anemia.
Beberapa kondisi ibu hamil mengalalmi gangguan sakit perut yang tidak tertahankan karena mengalami kontraksi Braxton Hick yang menyebabkan ibu hamil seringkali mengeluh di trimester kedua dan ketiga kehamilan.Kondisi seperti itulah yang harus diwaspadai sebagai tanda terjadinya keluhan kehamilan yang membahayakan untuk ibu hamil .

Normalkah Nyeri Di Punggung Saat Hamil?

Normalkah Nyeri Di Punggung Saat Hamil?
Seringkali mengeluhkan nyeri punggung saat hamil, mengapa ibu hamil sering mengalami nyeri punggung? Kondisi ini dipicu karena uterus yang semakin luas dan menggeser pusat gravitasi dan membentang keluar sehingga melemahkan otot-otot perut Anda, mengubah postur tubuh Anda sehingga menempatkan tekanan pada punggung Anda. Hal ini juga dapat menyebabkan nyeri punggung apabila menekan pada saraf. Selain itu, penyebab nyeri punggung pada ibu hamil dapat terjadi karena kelebihan berat badan selama kehamilan sehingga lebih banyak pekerjaan otot anda dan meningkatkan stres pada sendi.
Terlebih lagi, perubahan hormonal pada kehamilan melonggarkan sendi dan ligamen yang menempel tulang panggul Anda ke tulang belakang. Hal ini dapat membuat Anda merasa kurang stabil dan menyebabkan rasa sakit ketika Anda berjalan, berdiri, duduk untuk waktu yang lama, berguling di tempat tidur, keluar dari kursi rendah atau bak mandi, membungkuk, atau mengangkat sesuatu.
Apabila anda mengeluhkan nyeri punggung, Anda tidak sendirian. Sebanyak tiga perempat wanita hamil mengalami nyeri punggung di beberapa titik. Paling sering rasa sakit muncul pada trimester kedua atau menjadi lebih buruk saat kehamilan berlanjut. Hal ini juga dapat berlanjut setelah bayi lahir, tapi rasa sakit pasca melahirkan kembali biasanya sembuh dalam beberapa bulan.

Bagaimana dengan nyeri punggung bagian bawah “pinggang” saat  kehamilan?

Para ahli menjelaskan dua pola umum nyeri pinggang pada kehamilan : Nyeri lumbal terjadi di daerah tulang belakang lumbar di punggung bawah, dan nyeri panggul posterior dirasakan di bagian belakang panggul. Beberapa wanita memiliki gejala kedua jenis nyeri punggung bawah.
Nyeri pinggang saat hamil sama seperti nyeri pinggang yang mungkin Anda alami sebelum Anda hamil. Anda merasa pada bagian sekitar tulang belakang kira-kira pada tingkat pinggang Anda. Anda juga mungkin memiliki rasa sakit yang memancar ke kaki Anda. Duduk atau berdiri untuk jangka waktu yang lama dan mengangkat biasanya membuat lebih buruk, dan cenderung lebih intens di sore menjelang malam hari.
Ketika posisi Anda membungkuk, maka pada bagian pinggang, seperti duduk di kursi dan bersandar ke depan saat bekerja di meja dapat membuat nyeri panggul posterior yang lebih buruk. Wanita dengan nyeri panggul posterior juga lebih cenderung memiliki rasa sakit atas tulang kemaluan. Dengan demikian ibu hamil harus lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas.

Bagaimana cara mengatasi sakit punggung pada ibu hamil?

Ibu hamil yang lebih sering mengalami sakit punggung adalah ibu hamil yang sering tidur berlama-lama dibandingkan dengan ibu hamil yang melakukan olahraga khusus ibu hamil. Istirahat umumnya tidak membantu dalam jangka panjang untuk nyeri punggung bawah dan bahkan mungkin membuat Anda merasa lebih buruk. Anda dapat memilih program latihan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil sehingga aman dilakukan selama kehamilan. Kondisi ibu hamil berbeda-beda, inilah yang harus anda bedakan ketika memilih olahraga ibu hamil.
Ibu hamil dapat melakukan latihan peregangan untuk membantu otot-otot yang mendukung punggung dan kaki menjadi lebih fleksibel. Hati-hati untuk meregangkan, karena peregangan terlalu cepat atau terlalu banyak dapat menempatkan beban lebih lanjut pada sendi, yang berbeda dengan fisik sebelum kehamilan. Yoga khusus ibu hamil merupakan salah satu cara yang baik untuk tetap lentur, dan dapat membantu meningkatkan keseimbangan.
Selain itu berenang adalah pilihan latihan yang bagus untuk ibu hamil karena memperkuat perut dan punggung bawah otot, bahkan daya apung air dapat mengambil ketegangan dari sendi dan ligamen. Ibu hamil dapat mempertimbangkan untuk mendaftar untuk kelas olahraga air khusus ibu hamil. Ini bisa sangat santai, dan ada penelitian yang menunjukkan bahwa latihan air dapat menurunkan intensitas nyeri punggung selama kehamilan.
Apabila anda tidak mempunyai waktu yang leluasa, anda dapat melakukan jalan santai di pagi hari. Jalan santai  adalah pilihan olahraga yang dapat mengurangi sakit punggung. Bahkan dengan jalan kaki akan berdampak rendah dan mudah untuk membuat bagian terhindar dari rutinitas harian Anda.
Untuk nyeri pinggang, cobalah melakukan miring panggul, yang dapat meringankan sakit punggung dengan meregangkan otot-otot Anda dan, dari waktu ke waktu, memperkuat mereka juga. Berikut caranya : Dapatkan di tangan Anda dan lutut, lengan selebar bahu dan lutut selebar pinggul. Jaga lengan lurus, tapi jangan mengunci siku. Selipkan di bawah bokong dan putaran belakang Anda saat Anda menghirup. Relax punggung ke posisi netral saat Anda bernapas keluar. Ulangi pada kecepatan Anda sendiri.
Kehamilan mungkin mengharuskan Anda untuk mengubah beberapa rutinitas latihan yang biasa Anda. Apabila Anda baru untuk memulai berolahraga selama kehamilan, maka anda dapat melakukan pemeriksaan saran latihan untuk pemula. Bahkan, ada beberapa pedoman khusus untuk berolahraga dengan aman selama kehamilan seperti tidak berbaring telentang dan tidak bangun terlalu cepat.
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan ibu hamil untuk mengurangi keluhan sakit punggung saat hamil :
  1. Perhatikan postur tubuh Anda ketika Anda sedang duduk. Bersantai di sekitar di kursi sepanjang hari akan membuat tekanan yang lebih banyak  pada tulang belakang Anda. Di rumah dan di tempat kerja, pastikan kursi paling sering Anda gunakan memberikan dukungan yang baik, sebaiknya posisi anda selalu memposisikan punggung lurus, lengan, dan bantal yang nyaman . Gunakan sandaran kaki untuk mengangkat kaki Anda sedikit, dan jangan menyilangkan kaki Anda yang dapat menyebabkan panggul miring ke depan dan juga memperburuk  tegangan ke  otot punggung.
  2. Beristirahat. Berjalan atau berdiri dan meregangkan setidaknya sekali satu jam. Duduk terlalu lama bisa membuat Anda kembali sakit bahkan lebih sakit. Cobalah untuk tidak berdiri terlalu lama. Jika Anda bekerja pada kaki Anda, cobalah untuk menempatkan satu kaki di bangku rendah untuk mengambil beberapa tekanan dari punggung bawah Anda.
  3. Hindari mengangkat beban berat. Jika anda terpaksa melakukannya, maka mulailah secara perlahan-lahan. Menstabilkan diri dengan mengasumsikan sikap lebar, menekuk di lutut, bukan di pinggang dan juga mengangkat dengan lengan dan kaki, bukan punggung Anda. Selain itu perhatikan berat badan Anda. Jaga berat badan Anda di mana seharusnya (berat badan ekstra keras ekstra pada setiap belakang).
  4. Memakai sepatu yang tepat. Penggunaan sepatu model high heels ketika beraktivitas di luar akan membuat punggung anda sakit .Begitu pula dengan memilih flat shoes,para ahli merekomendasikan tumit 5 cm untuk menjaga tubuh Anda dalam keselarasan. Anda mungkin juga mempertimbangkan orthotics, sisipan sepatu khusus dirancang untuk dukungan otot apabila diperlukan.
  5. Tidak meraih buku pada rak paling atas yang akan memicu sakit pinggang. Anda dapat meminta bantuan pada rekan anda ataupun menyimpan buku buku yang penting di jangkauan anda.Selain itu anda juga dituntut untuk mengurangi stress pekerjaan, pikirkan yang bahagia akan mengurangi anda dari keluhan selama kehamilan. Anda juga dapat mencoba beberapa yoga khusus ibu hamil, yang akan rileks baik pikiran dan punggung Anda.
  6. Anda dapat mandi dengan menggunakan air hangat untuk membuat otot punggung rileks seusai melakukan aktivitas selain itu apabila sakit punggung sulit hilang. Bicaralah dengan dokter Anda. Jika sakit punggung Anda signifikan, tanyakan dokter Anda tentang terapis fisik atau ahli tulang yang mungkin bisa membantu.

Mengapa Saat Hamil Harus Naik Berat Badan?

Wanita seringkali takut ketika mengalami kenaikan berat badan. Perubahan fisik menjadi gendut adalah salah satu yang dihindari ketika naik berat badan, Meskipun demikian ketika ibu hamil kenaikan berat badan menjadi salah satu ukuran kesehatan janin di dalam kandungan.
Ibu hamil akan dipantau kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan saat hamil. Salah satunya ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan yang ideal dari bulan pertama hingga bulan terakhir kehamilan.
Dengan mengetahui pengaruh kenaikan berat badan ibu hamil pada janin maka seharusnya anda mengamati kenaikan berat badan anda selama kehamilan. Kesehatan dan pertumbuhan janin dipengaruhi oleh kenaikan berat badan ibu, tentu saja kenaikan berat badan ibu hamil memiliki ukuran disesuaikan dengan kehamilan. Ibu hamil yang terlalu memiliki berat badan yang berlebih akan mengganggu kesehatan.
Pada artikel kali ini ibu hamil akan diajak untuk mengetahui berat badan yang seimbang selama kehamilan. Pada artikel ini pula akan diuraikan bagaimana kondisi ibu hamil yang tidak dapat mencapai berat badan ideal sesuai usia kehamilan dan solusi yang dapat membantu ibu hamil dalam mencapai kenaikan berat badan yang ideal selama kehamilan.

Pantau Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil

Kondisi normal ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan 12-16 kg selama ibu mengalami kehamilan. Sedangkan untuk ibu hamil yang mengawali kehamilan dengan berat badan yang berlebih diusahakan untuk mengalami kenaikan berat badan pada sekitar 5-7 kg selama kehamilan.
Ibu hamil harus rajin memantau perkembangan berat badan untuk menunjang tumbuh kembang janin. Pada penelitian yang dilakukan o;eh London school of Hygiene & Tropical Medicine, ibu hamil yang mengalami kurangnya kenaikan berat badan akan meningkatkan risiko keguguran di tiga bulan pertama kehamilan.
Ibu hamil yang tidak memenuhi berat badan ideal selama kehamilan maa dikhawatirkan akan mengalami persalinan yang sulit dan juga lama. Selain itu akan mengalami persalinan yang lebih awal atau prematur. Bahkan beberapa kasus ditemukan ibu hamil yang mengalami pendarahan setelah melahirkan dan terjadinya kemungkinan persalinan setelah operasi.
Pada ibu hamil yang kurang mengalami kenaikan berat badan akan menyebabkan kesehatan dan keadaan janin yang terganggu. Ibu hamil yang mengalami kurang berat badan pada trimester satu akan mengakibatkan lahir prematur dan mengalami kelainan sistem saraf pusat pada janin. Sedangkan kurangnya berat badan pada trimester kedua akan mengakibatkan pertumbuhan janin yang terhambat. Beberapa kondisi yang dikhawatirkan terjadi disebabkan karena berat badan ibu hamil yang tidak ideal (kurang berat badan) saat hamil bayi meninggal sesaat dilahirkan, mengalami cacat bawaan atau bayi lahir dengan berat badan yang rendah.

Berat Badan Ideal Ibu Hamil

Pada wanita asia dewasa ketika akan hamil rentan Indeks Massa Tubuh 19-23 apabila berada di bawah atau kelebihan maka dapat memperbaiki sebelum kehamilan. Berat badan ibu yang kurus atau terlalu gemuk akan meningkatkan kehamilan berisiko. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan berat badan ideal sebelum kehamilan.
Sebelum hamil berat badan anda dapat menjadi pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa pertimbangan :
  1. Apabila ibu hamil sebelum hamil memiliki berat badan normal, maka kenaikan berat badan sebaiknya 9-12 kg.
  2. Sedangkan untuk ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya kenaikan berat badan 6-9 kg.
  3. Pada ibu yang memiliki berat badan yang kurang kenaikan berat badan diantara 12-15 kg.
  4. Berbeda dengan ibu hamil kembar sebaiknya kenaikan berat badan dipertimbangkan sesuai dengan jumlah bayi yang dikandung.
Pada saat hamil kenaikan berat badan bukan hanya sekedar penumpukan lemak melainkan karean tumbuh kembang janin, pertambahan berat rahim, volume darah, plasenta, pembesaran payudara dan juga cairan ketuban.

Penyebab Ibu Hamil sulit mengalami kenaikan berat badan

Pemeriksaan berat badan sangat penting dilakukan untuk mengetahui berat badan ideal selama kehamilan. Lantas mengapa ibu hamil sulit mengalami kenaikan berat badan?
Berikut ini adalah penyebab ibu hamil mengalami kesulitan mengalami kenaikan berat badan :
  1. Kehilangan nafsu makan karena mengalami mual muntah yang berat di awal kehamilan. Umumnya dialami oleh ibu hamil pada 4 bulan pertama kehamilan
  2. Komposisi makanan tidak bergizi sehingga ibu hanya asal kenyang saja tidak memperdulikan gizi yang dibutuhkan janin.Ini yang menyebabkan ibu kurus meskipun makan banyak
  3. Ibu mengalami gangguan pencernaan sehingga meskipun kualitas baik akan tetapi tetap kurus. Ibu dapat mengalami gigi rusak sehingga makanan tidak dapat dikunyah dengan baik sehingga makanan tidak dapat dicerna dan diserap sempurna oleh tubuh
  4. Ibu memiliki riwayat kesehatan seperti paru paru dan jantung sehingga menganggu sirkulasi darah dan menyebabkan nutrisi dan oksigen di dalam darah menjadi terganggu
  5. Ibu melakukan diet ketat untuk tetap menjaga tubuh yang langsing padahal sangat merugikan pertumbuhan dan perkembangan janin
Sehingga untuk ibu hamil yang mengalami kesulitan mengalami kenaikan berat badan disarankan untuk mengkonsumsi makanan tinggi lemak seperti karbohidrat dan protein. Ibu hamil disarankan untuk banyak mengkonsumsi ikan, daging, es krim dan cake. Sedangkan untuk ibu hamil yang seringkali mengeluhkan mual dan muntah sebaiknya makan dalam porsi kecil.

Pentingnya Kenaikan Berat Badan Saat Hamil

Berat badan yang naik pada saat hamil adalah wajar terjadi bahkan harus dipertimbangkan dengan cara memeriksakan kesehatan agar kenaikan berat badan sesuai dengan usia kehamilan.
Pada trimester ketiga kehamilan ibu hamil yang hanya mengalami kenaikan berat badan kurang dari 10 kg harus waspada. Adapun alasan mengapa kenaikan berat badan saat hamil itu penting adalah sebagai berikut :
  1. Ibu hamil harus menyimpan lemak yang akan menjadi makanan untuk bayi
  2. Ibu hamil mengalami pembesaran rahim dan persiapan menyusui sehingga ibu hamil harus mengalami kenaikan berat badan
  3. Ibu hamil akan mengalami pertambahan darah sehingga kenaikan berat badan disesuaikan dengan usia kehamilan
  4. Pertumbuhan janin menjadi alasan utama ibu hamil mengalami kenaikan berat badan
  5. Terdapat plasenta, cairan lainnya dan juga air ketuban yang menjadikan kenaikan berat badan pada ibu hamil
Apabila ibu hamil tidak mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan maka dihubungkan dengan gangguan nutrisi pada janin sehingga akan menghambat tumbuh kembang janin selama di dalam kandungan. Risiko bayi lahir dengan berat badan rendah pada ibu hamil yang tidak mengalami kenaikan berat badan atau kenaikan berat badan yang kurang ideal.
Dengan demikian anda tidak periu khawatir ketika mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan. Pantau kenaikan berat badan anda selama kehamilan dengan pemeriksaan kehamilan dan konsultasikan selalu dengan dokter anda apabila mengalami gangguan sulit mengalami kenaiakan berat badan sehingga mendapatkan solusi yang terbaik untuk kesehatan anda dan janin.

Sering Buang Gas Saat Hamil?

Keluhan yang seringkali dialami oleh ibu hamil adalah masalah pencernaan. Umumnya masalah pencernaan akan dialami oleh ibu hamil di akhir trimester ke dua menjelang trimester ketiga. Bahkan pada usia kehamilan trimester pertama sekalipun dapat terjadi keluhan pencernaan seperti mual dan muntah. Beberapa kasus berbeda-beda, ada yang mengalami heartburn, sembelit atau masalah buang gas selama kehamilan.
Satu contohnya yaitu ibu hamil yang mengeluhkan sering buang gas pada usia kehamilan 15 minggu. Kondisi ibu hamil sulit mengontrol buang angin hingga menyebabkan ibu mengalami kembung dan kram. Tentu saja kondisi ini membuat ibu hamil cemas keluhan yang dialami merupakan keluhan normal atau abnormal? Bagaimana solusi agar menjadi nyaman selama kehamilan?

Gangguan Pencernaan Pada Ibu Hamil

Selama kehamilan seringkali ibu mengalami gangguan pencernaan dari masalah ringan hingga berat. Meskipun sebagian besar relatif lebih aman untuk janin akan tetapi apabila berlangsung memburuk sebaiknya ibu hamil berkonsultasi dengan dokter.
Pada umumnya ibu hamil mengalami gangguan pencernaan dibawah ini :

1. Sembelit

Kondisi dimana ibu hamil mengalami kesulitan buang air besar yang dapat terjadi pada usia kehamilan trimester pertama, kedua ataupun ketiga. Meskipun demikian seringkali dialami oleh ibu hamil pada akhir kehamilan. Kondisi sembelit pada ibu hamil dikarenakan ukuran tubuh ibu hamil dan kepala bayi yang menekan usus sehingga membuat ibu hamil sulit buang air besar.
Penyebab gangguan pencernaan seperti sembelit dipicu karena sistem hormonal ibu yang berubah, rahim yang semakin membesar hingga menekan usus, ibu hamil yang menderita wasir. Adapun penyebab lainnya yaitu karena malas bergerak atau kurang minum atau ibu hamil mengalami kelainan katup usus. Bahkan bawaan kelain sebelum ibu hamil.

2. Morning Sickness

Sepertinya semua ibu hamil mengalami muntah-muntah yang cukup berat. Gangguan pencernaan ini akan berlangsung hingga usia kehamilan 5 bulan. Bahkan pada kondisi yang sangat parah akan menganggu aktivitas ibu hamil. Walaupun demikian kondisi masing masing ibu hamil berbeda-beda adapula ibu hamil yang tidak mengalami mual dan muntah. Anda tidak perlu khawatir hal ini disebabkan karena perubahan hormon estrogen dan juga progesteron selama kehamilan. Sehingga mempengaruhi terjadinya peningkatan asam lambung dan memicu terjadinya mual dan muntah selama kehamilan.

3. Diare

Ibu hamil dapat mengalami buang air besar yang lebih sering. Bahkan hingga 4 kali dalam sehari. KOndisi ini apabila diabiarkan akan mengganggu kesehatan ibu dan janin. Diare yang dialami oleh ibu hamil dapat disebabkan karena faktor psikis yaitu terjadinya tekanan yang membuat ibu hamil stress atau karena bakteri seperti salmonela. E coli dan cacing parasit. Apabila tidak ditangani lebih cepat dikhawatirkan akan mengganggu janin sehingga asupan dan nutrisinya menjadi terganggu sehinga janin mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan.

4. Perut Terasa Panas dan Sulit Buang Gas

Selama kehamilan perubahan fisik memang sangat tampak memasuki usia kehamilan trimester tiga. Bahkan seringkali ibu hamil mengalami perasaan tidak nyaman dari perubahan fisik tersebut. Salah satunya merasakan kembung, perih dan terasa panas. Kondisi seperti ini sering dialami oleh ibu hamil. Meskipun tidak berdampak negatif pada janin akan tetapi akan membuat ibu tidak nyaman dan mengganggu kesehatan ibu hamil. Sehingga diperlukan penanganan yang tepat untuk memberikan kenyamanan selama kehamilan apalagi ibu hamil yang memasuki waktu persalinan.

Kondisi ibu hamil yang mengalami gangguan pencernana

Ibu hamil yang mengalami gangguan pencernaan dapat dipicu karena perubahan fisik dan perubahan psikis selama kehamilan. Selain itu gangguan pencernaan pada ibu hamil dapat terjadi karena ibu hamil memiliki riwayat kesehatan pencernaan. Apalagi bila ibu hamil mengalami maag, luka usus atau gastritis. Ibu hamil seringkali mengalami mulas dan perut yang kembung seperti sedang masung angin. Bahkan beberapa ibu hamil mengalami diare.
Memasuki usia kehamilan di trimester terakhir ibu hamil lebih beresiko tinggi mengalami gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan yang dialami ibu hamil memiliki kondisi yang berbeda-beda. Tidak semua gangguan pencernaan akan berdampa negatif pada ibu hamil. Ada yang dapat diatasi dengan pola hidup yang sehat. Meskipun demikian jangan anggap bahwa semua dapat sembuh dengan sendirinya. Diperlukan penanganan dan konsultasi pada dokter apabila gangguan pencernaan belum kunjung sembuh.

Kondisi ibu hamil sering buang gas

Sulit buang gas memang bukan merupakan gangguan pencernaan yang akan berdampak negatif akan tetapi apabila dibiarkan akan mengganggu kenyamanan anda. Apalagi kondisi kesulitan buang gas yang dialami ibu hamil yang terjadi di trimester ke tiga yang akan mengganggu persiapan persalinan ibu hamil.
Buang gas saat hamil memang terkadang sulit atau susah di kontrol. Salah satu penyebab susah dikontrol karena ukuran rahim yang mengalami pembesaran seiring dengan perkembangan bayi. Hal ini yang menyebabkan ibu hamil hanya memiliki sedikit ruang untuk memproduksi gas di dalam perutnya.
Pada ibu hamil di trimester ketiga seringkali mengalami kesulitan dalam mengontrol buang gas. Bahkan ada beberapa ibu hamil sering mengalami buang gas. Ibu hamil dapat beberapa kali buang gas dalam satu hari bahkan tidak tertahankan. Gejalanya yang dialami ibu hamil adalah kondisi kembung yang terjadi karena kram perut dan juga dorongan buang angin lebih sering. Selain itu penyebabnya adalah karena usus bekerja lebih lambat pada saat ibu hamil yang diakibatkan adanya gangguan hormon progesteron pada tubuh ibu hamil.

Solusi Sering buang gas saat hamil

Kondisi ibu hamil yang sering buang gas bukan merupakan kondisi yang berpengaruh negatif pada kesehatan ibu dan janin. Meskipun demikian ketidaknyaman dapat terjadi pada ibu hamil. Ketidaknyamanan ini yang membuat ibu hamil terganggu melakukan aktivitas atau menjadi berkurang dalam mengkonsumsi makanan.
Cara terbaik yang dilakukan adalah dengan mengurangi rasa ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari buang gas. Ibu hamil dapat dengan mengurangi gas yang berlebihan dengan memperhatikan asupan makanan. Kurangi makanan yang mengandung gas seperti kol, tape, ubi jalar dan lobak. Selain itu makanlah dalam porsi yang sedikit akan tetapi ssering sehingga dapat disiasati untuk pencernaan yang baik.
Hindari menggunakan pakaian yang ketat, gunakan pakaian yang longgar sehingga dapat mengurangi perut kembung dan tidak nyaman. Ibu hamil juga mengkonsumsi makanan dan minuman yang hangat yang dapat membantu mengusir gas di dalam perut. Bahkan olahraga khusus ibu hamil akan membantu mengurangi resiko gas yang berlebih.
Dengan demikian kondisi ibu hamil yang sering buang gas bukan merupakan bahaya dan tidak akan berpengaruh negatif pada bayi. Meskipun demikian ketidaknyamanan yang akan menyebabkan gangguan aktivitas dan asupan makanan pada ibu hamil harus diminimalisir dengan cara-cara terbaik sehingga dapat mengurangi gangguan kesehatan pada ibu hamil dan janin.

Kenapa Leher Hitam Saat Hamil?

Perubahan kondisi fisik saat hamil tidak hanya terlihat pada perubahan perut yang membesar. Perubahan fisik yang terkadang tidak disadari dapat terjadi pada ibu hamil. Meskipun perubahan fisik yang terjadi pada ibu hamil merupakan kondisi normal akan tetapi anda juga harus mengetahui tanda abnormal agar dilakukan pencegahan dini.
Perubahan fisik yang dialami oleh ibu hamil akan terlihat pada saat ibu hamil memasuki usia kehamilan trimester kedua apalagi ibu hamil yang sudah memasuki trimester ketiga. Perubahan yang terjadi pada ibu hamil dipengaruhi juga oleh faktor hormonal. Salah satunya adalah masalah kesehatan yang berhubungan dengan kulit.
Ibu hamil akan mengalami perubahan kulit yang berbeda-beda. Adapula ibu hamil yang tidak mengalami masalah kulit yang berarti selama kehamilan. Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai masalah kulit yang sering terjadi saat hamil. Salah satunya adalah leher yang menghitam dan solusi untuk mengatasinya.

Masalah-Masalah Kulit selama Kehamilan

Pada saat ibu hamil seringkali mengeluhkan kondisi fisik atau psikis. Salah satu diantaranya adalah masalah kulit yang sering terjadi pada saat ibu hamil.
Berikut ini adalah beberapa masalah kulit yang umum terjadi pada ibu hamil :

1. Melasma

Kondisi yang terjadi pada dahi, pipi dan hidung. Dimana akan terjadi bintik-bintik yang berwarna gelap umumnya disebabkan karena adanya perubahan hormon selama kehamilan sehingga mempengaruhi pigmentasi pada bagian kulit. Melasma akan berbentuk bintik hitam, garis gelap atau tahi lalat yang gelap.

2. Linea nigra

Masih sama dengan melasma yaitu timbulnya bintik-bintik pada bagian permukaan kulit dan akan menghilang dengan sendirinya setelah anda melahirkan. Konsumsi makanan yang mengandung asam folat yang berhubungan dengan pigmentasi.

3. Jerawat

Jerawat merupakan masalah kulit yang umum terjadi begitu pula pada ibu yang hamil. Jerawat dapat diatasi dengan melakukan perawatan meskipun demikian perhatikan perawatan yang berhubungan dengan zat kimia. Pada saat hamil anda dilarang menggunakan zat kimia tertentu yang akan menganggu kondisi janin dan kesehatan ibu. Anda dapat menggunakan cara alami yaitu dengan menyinari kulit dengan matahari pagi selama 15 menit untuk dapat membuat sel kulit sempurna.

4. Stretch Mark

Kondisi kulit ibu hamil yang sering tampak adalah mengalami stretch mark. Bahkan pada ibu hamil yang memasuki trimester ketika akan melakukan peradangan lapisan kulit yang terjadi pada saat kehamilan dan umumnya muncul garis merah muda ataupun ungu. Bahkan adapula yang memunculkan warna hitam yang kecoklatan pada bagian perut dan paha.

5. Hiperpigmentasi

Peningkatan yang terjadi pada bagian buah dada selama hamil diantaranya pada bagian areola. Sehingga menyebabkan warna menjadi kehitaman dan tidak memudar setelah kehamilan terjadi. Bahkan pada kondisi kehamilan dapat memunculkan tahi lalat yang baru pada tubuh ibu hamil atau bagi ibu hamil yang memiliki tahi lalat akan mengaami kondisi warna yang semakin tampak pada tahi lalatnya.

Leher Ibu Hamil Menghitam

Perubahan yang terjadi pada ibu hamil salah satunya adalah kulit yang berubah menjadi hitam. Perubahan kulit hitam terjadi pada sekitar leher yang umum terjadi pada ibu hamil. Kulit leher yang menghitam bukan menandakan kondisi abnormal melainkan karena terjadinya pengaruh hormon. Hormon yang berperan adalah Melanocyte Stimulating Hormone (MSH) ketika hamil akan mengalami peningkatan dan merangsang terjadinya perubahan pigmentasi pada kulit ibu hamil.
Kondisi yang terlihat adalah bagian leher, bagian tubuh ini mengalami pigmentasi yang terlihat di bagian tubuh luar karena pada umumnya pada bagian ketiak , wajah dan perut akan mengalami pigmentasi sehingga berwarna hitam. Meskipun demikian tidak semua ibu hamil dapat mengalami perubahan yang terjadi pada bagian tubuh atau pada bagian leher yang menghitam.
Meskipun ibu hamil merasa tidak nyaman dan mengurangi rasa percaya diri akan tetapi tidak akan menimbulkan maslaah pada kesehatan ibu hamil. Leher yang menghitam akan kembali dengan sendirinya. Setelah melahirkan hormon akan kembali normal dan stabil sehingga akan mengurangi warna kehitaman.

Leher Menghitam Keluhan Normal

Leher yang menghitam yang terjadi pada ibu hamil adalah perubahan hormone yang terjadi pada ibu hamil sehingga terjadi penumpukan pigmen pada area tubuh tertentu. Ibu tidak perlu panik ketika menemukan warna hitam pada bagian leher atau tubuh lainnya seperti ketiak, bagian perut ataupun payudara. Kondisi ini merupakan kondisi normal yang terjadi pada ibu hamil.
Meskipun demikian tidak semua ibu hamil mengalami kondisi yang sama, ada pula ibu hamil yang tidak mengalami perubahan warna yang kulit pada bagian leher. Anda tidak perlu panik setiap ibu memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Warna hitam pada leher tidak membahayakan pada kondisi ibu dan janin.

Cara mengatasi hiperpigmentasi kulit ibu hamil

Kondisi bagian tubuh yang menghitam pada saat hamil dikenal juga dengan istilah hiperpigmentasi. Kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan perawatan yang tepat untuk ibu hamil.
Dalam mengatasi hiperpigmentasi kulit pada saat hamil dapat dilakukan cara cara berikut ini :
  1. Menghindari paparan langsung dari sinar matahari. Anda dapat menggunakan topi sebagai pelindung.Selain itu gunakan pakaian pakaian yang dapat melindungi tubuh dari paparan sinar matahari. Apabila akan menggunakan tabir surya , konsultasikan dengan dokter sehingga aman digunakan untuk ibu hamil.
  2. Anda dapat menghindari luka yang baru karena ibu hamil yang terkena luka.
  3. Anda tidak perlu menggunakan penggosok kulit yang berlebih atau penggunaan kosmetik yang berbahaya pada kesehatan anda dan janin.
  4. Masalah kulit yang dialami oleh ibu hamil akan sembuh dengan sendirinya setelah melahirkan sehingga anda tidak perlu khawatir. Hindari menggunakan bahan kimia yang berbahaya.
  5. Hindari menggunakan obat-obatan pemutih untuk ibu hamil yang akan membahayakan janin sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter kandungan anda.
  6. Dalam memberikan perawatan yang alami anda dapat menggunakan minyak zaitun yang aman untuk ibu hamil. Selain itu kulit akan tetap lembap dan lembut. Ibu hamil disarankan untuk memperhatikan kandungan bahan kecantikan yang digunakan selamam kehamilan.
Dengan demikian bagi ibu hamil yang mengalami kondisi leher menghitam anda tidak perlu cemas dan khawatir. Kondisi ibu hamil yang mengalami leher menghitam disebabkan karena pengaruh hormon kehamilan. Kondisi leher menghitam disebabkan karena terjadinya penumpukan pigmen pada area tertentu.
Kondisi leher menghitam tidak semua dialami oleh ibu hamil, beberapa ibu hamil mengalami kondisi perubahan warna kulit pada area perut atau ketiak. Anda tidak perlu cemas karena tidak akan menyebabkan keluhan abnormal pada kesehatan ibu dan janin. Bahkan kulit yang menghitam pada ibu hamil akan sembuh dengan sendirinya setelah hormon ibu kembali normal yaitu setelah ibu melahirkan.

Ingin Cepat Hamil Kenali Waktu Ovulasi

 Ingin Cepat Hamil Kenali Waktu Ovulasi

Wanita yang sudah lama menikah tapi tidak kunjung hamil. Padahal setelah melakukan pemeriksaan kesehatan keduanya dalam keadaan sehat secara sistem produksi.
Anda tidak perlu cemas, masa subur dapat membantu untuk menentukan anda cepat hamil. Bagi anda yang menginginkan segera hamil maka pahami waktu ovulasi apabila anda belum memahaminya, di dalam artikel ini akan membantu anda yang ingin cepat hamil untuk mengenali waktu ovulasi.
Menentukan masa subur sangat diperlukan bagi anda yang menginginkan cepat hamil. Umumnya waktu ovulasi adalah 14 hari dihitung dari hari pertama anda menstruasi hingga hari pertama menstruasi selanjunya. Selain itu ada tiga cara untuk melacak waktu ovulasi dan mempercepat kehamilan. Siklus akan menunjukan kematangan dan juga pelepasan sel telur. Bahkan dengan perhitungan siklus ini anda dapat mempersiapkan rahim untuk menerima dan mematangkan embrio.

Berikut ini adalah siklus yang dapat anda kenali agar anda cepat hamil :

1. Siklus Folikular
Siklus ini berlangsung dari hari pertama hingga ke-13. Pada periode ini lubang ovarium akan mengalami proses matang dan membuat kesempatan lebih besar untuk sel telur melewati tabung falopi. Pada tubuh  mengeluarkan hormon yaitu  perangsang folikel dan kelenjar pada bagian bawah otak yang akan menyebabkan beberapa folikel pada ovarium menjadi dominan. Pada siklus ini pertumbuhan folikel akan menghasilkan hormon estrogen yang akan merubah rahim menjadi lebih mudah dilalui oleh sperma.
2. Siklus ovulasi
Pada siklus ini fase ditandai dengan meningkatnya hormon LH yang mengakibatkan folikel luruh sehingga sel telur di lepaskan ke dalam ovarium. Pada saat siklus ini mengakibatkan tuba falopi dan fimbria membawa sel telur ke dalam tuba falopi. Bahkan pada wanita mengalami pendarahan ringan berupa flek atau cairan merah yang diakibatkan karena terjadinya ovulasi.
3. Siklus Luteal
Fase ini berlangsung setelah ovulasi yaitu hari ke 15 hingga ke 28. Pada fase ini folikel yang menduung produksi sel telur menjadi basah dan memproduksi hormon estrogen dan progesteron untuk mendorong rahim menerima embrio implantasi.

Selain itu masa ovulasi dapat anda kenali secara fisik yaitu :

  1. Mengalami perubahan cairan serviks. Pada saat ovulasi cairan di leher rahim mengalami perubahan sehingga cairan pada masa subur akan lebih banyak dan teksturnya akan lebih cair dan warna yang bening.
  2. Meningkatkan temperatur tubuh. Anda dapat mengenali dengan mengukur temperatur tubuh. Hal ini dikarenakan akan munculnya hormon progesterone di dalam tubuh pada saat masa ovulasi.
  3. Rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah. Pada perut bagian bawah seringkali anda mengalami kondisi yang tidak nyaman. Anda merasakan nyeri yang timbul cenderung ringan. Kondisi ini akan berlangsung beberapa menit kemudian tanda positif dari masa subur.
  4. Menggunakan alat tes ovulasi. Apabila anda ingin memastikan masa kesuburan anda maka anda dapat menggunakan alat tes ovulasi.Anda dapat menggunakan di rumah sehingga memungkinkan sendiri kapan masa subur dengan tingkat akurasi yang lebih besar. Sehingga bagi anda yang memiliki siklus menstruasi yang teratur akan lebih mudah untuk menentukan masa subur.

Yuk, Ibu Hamil Berlatih Olah Nafas

 Yuk, Ibu Hamil Berlatih Olah Nafas
Kini usia kehamilan anda memasuki trimester 3.Bagi anda yang menginginkan persalinan secara normal, sudahkah melakukan persiapan persalinan normal ? Persiapan-persiapan yang mendukung menjelang persalinan harus sudah anda siapkan. Selain kesiapan secara finansial, kesiapan secara mental dan fisik tidak kalah pentingnya.
Persiapan yang berhubungan dengan persalinan anda salah satunya adalah olah nafas. Cara bernafas yang baik dan bener akan membantu persalinan normal yang lancar. Bagaimana cara untuk bernafas saat persalinan? Anda bisa mulai melatih olah nafas saat anda hamil. Melatih olah nafas saat hamil sangat mudah dan dapat dilakukan disela-sela aktivitas anda. Olah nafas dimaksudkan untuk melatih cara bernafas ketika anda menghirup oksigen dan mengeluarkan oksigen sehingga membuat energi anda tercukupi.

Selain itu manfaat yang dapat anda dapatkan dengan rajin olah nafas saat hamil diantaranya adalah :

  1. Mengatasi kesulitan nafas yang seringkali dihadapi oleh ibu hamil di trimester ketiga.
  2. Mengatasi serangan kontraksi pada saat proses persalinan.
  3. Memaksimalkan kekuatan mengejan saat persalinan.
  4. Memberikan oksigen cukup pada janin sehingga aliran darah dan pasokan nutrisi lancar.
  5. Menjaga aliran oksigen dan karbon dioksida sehingga mencegah ibu hamil menahan nafas selama kontraksi.
Anda dapat melatih olah nafas dimana saja, sesering mungkin bahkan secara teratur. Sehingga kebiasaan ini menjadi reaksi yang alamiah.

Mari kita kenali olah nafas yang dapat dilakukan oleh ibu hamil :

Metode olah nafas lamaze breathing. Ini merupakan metode oleh nafas yang dikenalkan oleh Dr.Fernand Lamaze, dia memperkenalkan teknik bernafas dan relaksasi. Latihan yang berhubungan dengan metode olah nafas lamaze breathing adalah :
a. Slow breathing
Metode ini dapat anda lakukan dengan menarik nafas perlahan-lahan dengan menggunakan hitungan (1-3 hitungan) kemudian anda keluarkan melalui hidung secara perlahan.
b. Blowing breathing
Anda dapat menarik nafas melalui hidung secara perlahan kemudian mengeluarkannya melalui mulut secara pelan-pelan. Anda dapat melakukannya sama seperti anda meniup lilin, sehingga nafas teratur ketika dikeluarkan dari mulut.
c.patterned breathing
Lakukan latihan patterned breathing yaitu dengan menarik napas dan membuangnya secara cepat. Anda dapat menarik napas dari hidung kemudian membuangnya secara cepat dari mulut dengan hitungan(2-3 hitungan) dari mulut.
d.Cleansing breath
Latihan ini berlawanan dengan cara patterned breathing. Anda dapat menarik napas secara perlahan-lahan dari hidung hingga dalam kemudian anda  mengeluarkan secara pelan-pelan dari mulut.

Selain teknik diatas anda dapat menambah beberapa teknik latihan lainnya seperti :

1. Gerakan tangan ringan
Anda dapat mengerakan kedua tangan secara bersamaan lurus dan sejajar diatas kepala. Tahan nafas hingga hitungan (5-6 hitungan) kemudian hembuskan perlahan-lahan dibarengi dengan tangan turun ke bawah. Anda dapat mengulanginya hingga 8-10 kali.
2. Tarik nafas secara dalam-dalam
Tarik nafas hingga memenuhi paru-paru kemudian hembuskan nafas perlahan. Anda dapat mengulanginya hingga beberapa kali, hindari bernafas terlalu cepat karena akan membuat anda pusing.
3. Posisi duduk
Anda dapat memposisikan punggung, kepala dan leher tegak relaks. Kemudian tarik nafas perlahan melalui hidung hitungan (1-4 hitungan) kemudian keluarkan melalui hidung pada hitungan yang sama. Ulangi hingga hitungan 8-10 dengan rileks dan berirama.
Itulah olah nafas yang dapat anda lakukan selama kehamilan untuk tetap menjaga kesehatan selama kehamilan dan juga mempersiapkan persalinan.

Jari Bengkak Selama Hamil

Jari Bengkak Selama Hamil
Selama kehamilan, ibu hamil wajib menjaga kesehatan. Kesehatan ibu hamil terdiri dari kesehatan fisik dan kesehatan psikis. kesehatan fisik yang berhubungan dengan tubuh ibu hamil. Kesehatan fisik akan dipengaruhi oleh beberapa perubahan fisik selama kehamilan sehingga ibu hamil seringkali mengeluhkan kesehatan fisik karena belum dapat sebenuhnya adaptasi.
Sama halnya dengan kesehatan fisik, yang memerlukan perhatian serius oleh ibu hamil adalah kesehatan psikis. Pada awal kehamilan, trimester pertama ibu hamil sudah mengalami perubahan hormon yang menyebabkan terjadinya perubahan pada psikis ibu hamil. Psikis berhubungan dengan suasana hati, perubahan mood, rasa cemas dll.
Adapula yang berhubungan antara perubahan psikis dan perubahan fisik pada ibu hamil. Misalnya karena merasakan perubahan mood maka ibu hamil lebih menolak makan dan mempengaruhi kesehatan sehingga jatuh sakit. Dengan demikian sangat penting sekali untuk ibu hamil menjaga kesehatan fisik maupun psikis.
Dalam menjalani kehamilan keluhan seringkali terjadi, sebaiknya anda cari solusi sejak dini sehingga anda dapat mengatasi keluhan dan tidak mempengaruhi kesehatan fisik ataupun psikis selama kehamilan. Keluhan yang seringkali dialami oleh ibu hamil adalah bagian kaki ataupun tangan yang bengkak. Mengapa selama kehamilan mengalami pembengkakan, normalkah terjadi pembengkakan pada area tangan ibu hamil dan bagaimana solusinya?
Pada saat hamil keadaan yang normal terjadinya pembengkakan. Pembengkakan dapat terjadi pada bagian tubuh karena cairan tubuh yang meningkat saat hamil, umumnya yang mengalami pembengkakan adalah kaki dan tangan. Pada saat ibu hamil terlalu banyak berdiri maka akan menyebaban kaki tertumpu dan beban terlalu kuat. Sedangkan pada tangan bisa terjadi salah satu penyebabnya cincin yang terlalu ketat.
Pembengkakan pada tangan atau disebut oedem yang disebabkan karena sirkulasi darah yang terhambat. Meskipun merupakan keluhan kehamilan yang umum bagi ibu hamil, terutaman pada trimester ketiga kehamilan. Oedema semasa kehamilan dapat pula disebabkan oleh faktor lingkungan yaitu karena udara yang panas.
Meskipun pembengkakan saat hamil biasa dialami oleh ibu hamil akan tetapi setiap ibu hamil mengalami perbedaan kondisi. Sebaiknya ketika anda mengalami pembengkakan kehamilan yang terjadi pada muka, kaki atau tangan konsultasikan pada dokter untuk mengetahui penyebabnya, dikhawatirkan bengkak yang anda alami ketika hamil disebabkan karena anda mengalami preeklamsia.

Sedangkan tips yang dapat membantu anda mengurangi pembengkakan selama kehamilan adalah dengan cara-cara berikut ini :

  1. Pola makan yang sehat sehingga dapat membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh. Anda dapat mengkonsumdi bawang putih dan buah apel yang dianggap efektif.
  2. Anda dapat memperbanyak mengkonsumsi air putih untuk menghindari dehidrasi
  3. Anda dapat beristirahat pada siang hari apabila memiliki waktu senggang sehingga membuat badan anda kembali rileks.
  4. Anda dapat mengambil posisi tidur miring ke kiri sehingga menghindari tekanan pada vena besar.
  5. Untuk membantu sirkulasi darah, apabila menuntut anda lama berhadapan dengan komputer atau menulis . Maka anda dapat membantu melancarkan darah dengan menggunakan bangku kecil diatas meja .
  6. Anda dapat meminta suami anda untuk memijat lembut bagian tangan dan kaki anda, pijatan lembut sehingga membuat anda lebih merasa nyaman.

Ibu Hamil Was-was Ketika Mengkonsumsi Kelapa Muda

Beberapa informasi yang simpang siur seputar kehamilan seringkali terjadi diantaranya informasi tersebut membuat ibu hamil resah bahkan tidak sedikit ibu hamil yang justru mempercayainya dikarenakan dianggap sangat berpengaruh dalam menjaga kehamilannya. Salah satu informasi yang simpang siur seputar kehamilan berhubungan dengan konsumsi kelapa muda, pada beberapa daerah diyakini kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kelapa akan membantu proses persalinan anda akan tetapi ibu hamil justru cemas ketika mengkonsumsi kelapa muda dikarenakan masyarakat setempat di daerahnya mempercayai bahwa kelapa muda dapat memicu keguguran, betulkah demikian?

Air kelapa muda lebih terasa manis ketimbang air kelapa tua hal ini dikarenakan kandungan air kelapa muda yang memiliki kadar gula yang lebih tinggi dari kelapa tua. Banyak ibu hamil yang cemas ketika mengkonsumsi air kelapa muda karena diduga akan mengakibatkan keguguran. Penelitian secara medis air mengungkapkan kandungan kelapa muda tidak mempengaruhi kondisi kehamilan yang buruk, hal ini terkait dengan kandungan zat di dalam kelapa muda aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar selama kehamilan anda. Sampai saat ini penelitian menemukan kandungan di dalam air kelapa muda yang berhubungan dengan kehamilan adalah manfaat dalam menjaga kebersihan air ketuban sehingga membantu dalam menjaga kehamilan. Air ketuban yang tidak jernih atau keruh akan membahayakan keselamatan bayi apabila tidak ditangani secara serius. Hingga saat ini belum ada bukti penelitian dari kandungan air kelapa muda yang membahayakan kehamilan apabila menyebabkan keguguran.

Pada umumnya penyebab keguguran pada saat kehamilan adalah terjadinya kerusakan kromosom saat pembelahan janin adapun beberapa penyebab lain yang mengakibatkan keguguran diantaranya adalah dengan adanya infeksi oleh mikroorganisme yang menyerang ibu hamil, penyakit yang kronis, rahim yang abnormal atau terjadinya kelainan hormonal pada ibu hamil. Bagi anda yang memiliki pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan buruk anda, merokok, minuman keras, narkoba atau juga bisa dikarenakan fakktor psikis akan meningkatkan resiko keguguran yang lebih tinggi.

Bahkan beberapa penelitian menyarankan untuk mengkonsumsi air kelapa dikarenakan kandungan dari air kelapa yang akan mengurangi lemak yang menempel pada bagian kulit bayi saat dilahirkan. Selain air kelapa yang akan menyeimbangkan kesehatan selama kehamilan buah kelapa yang berwarna putih baik dikonsumsi ibu hamil karena mengandung zat yang dapat menyeimbangkan elektrolit. Kandungan nutrisi lainnya seperti klorida, magnesium dan kalium, sodium, protein dan kandungan gula alami sangat membantu dalam menjaga kehamilan anda. Mengingat selama kehamilan anda disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu manis yang dapat memicu diabetes atau berat badan yang berlebih pada bayi anda. Mengkonsumsi air kelapa bagi ibu yang sedang hamil sangat bermanfaat dalam mengatasi berbagai keluhan selama kehamilan, diantaranya adalah pencernaan yang terganggu selama kehamilan yaitu sembelit dapat diatasi dengan mengkonsumsi air kelapa.

Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa air kelapa muda tidak memiliki hubungan dengan penyebab kegugaran. Keguguran yang dialami oleh ibu hamil dapat disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat dan juga faktor abnormal yang terjadi di dalam ibu hamil. Bahkan ibu hamil sangat disarankan untuk mengkonsumsi air kelapa untuk menjaga kebersihan air ketuban, selain itu menjaga kesehatan ibu hamil dikarenakan kandungannya yang dapat menyeimbangkan hormon yang mengakibatkan keluhan selama kehamilan.

Waktu Yang Ideal Untuk Hamil Lagi


Kebahagiaan yang meluap saat menimang buah hati yang baru dilahirkan sebaiknya tak lantas membuat orangtua memutuskan untuk segera hamil lagi. Sebaiknya tunda minimal enam bulan, idealnya 11 bulan sebelum mengandung anak berikutnya.
Penelitian menunjukkan, interval kehamilan yang kurang dari enam bulan meningkatkan risiko kematian janin, bayi lahir prematur, atau bayi lahir dengan berat rendah, dibanding dengan perempuan yang menunda kehamilannya 11 bulan pasca melahirkan.
"Jarak yang ideal antar kehamilan akan membantu kesehatan ibu dan calon bayi," kata Dr.Sorina Grisaru-Granovsky, direktur meternal-fetal medicine, dari Shaare Zedek Medical Center. Dalam laporan studinya yang dimuat dalam jurnal Contraception, ia merekomendasikan waktu 11 bulan bagi para ibu yang ingin mengandung lagi pasca kelahiran anak pertama.
Menurut para ahli jarak antar kehamilan yang terlalu rapat membuat cadangan nutrisi dalam tubuh ibu menipis, ketidakseimbangan hormon setelah melahirkan dan stres fisik. Hal ini akan memengaruhi kesehatan janin dan ibu hamil.
Dalam tinjauan data yang dilakukan Grisaru dan timnya terhadap 440.838 bayi yang lahir dari ibu yang sebelumnya sudah pernah melahirkan diketahui bahwa risiko bayi lahir prematur meningkat hingga 23 persen pada ibu yang sudah hamil lagi 6 bulan pasca melahirkan. Sementara itu risiko mengalami bayi lahir dengan berat rendah meningkat 15 persen.
Jarak kehamilan yang terlalu dekat juga membuat ibu tidak bisa memberikan ASI secara optimal kepada bayi. Selain itu, memiliki dua anak dalam rentang waktu yang pendek membuat orangtua lebih repot di tahun-tahun awal kehidupan anak. (AN)

Mengetahui Tanda-tanda Kehamilan Sejak Dini


KEHAMILAN adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh suami istri yang belum pernah memiliki anak, apalagi usia pernikahan mereka sudah lama. Kehamilan dapat terjadi kapan saja dan pada awal kehamilan biasanya sang istri tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil. Apalagi jika ini adalah kehamilan yang pertama. Berikut ini akan dijelaskan ciri atau tanda-tanda kehamilan yang dapat membantu Anda seorang istri untuk mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak. Gejala dan keluhan kehamilan ini bervariasi. Tidak semua wanita mengalami hal yang sama. Ada yang mengeluh luar biasa, ada pula yang tidak mempunyai keluhan. 
1. Tidak mendapat haid atau menstruasi
Ini pertanda awal kehamilan, apalagi jika haid terbiasa teratur. Dikombinasikan dengan tanda-tanda positif yang lain, kemungkinan besar Anda memang hamil. Namun terlambat haid juga dapat disebabkan karena faktor lain dan bukan merupakan gejala hamil. Jika Anda sudah terlambat haid, lebih baik Anda memastikan kehamilan Anda dengan alat test kehamilan yang dijual bebas di apotek. Alat ini umumnya 99% akurat.
2. Muncul flek dan kram
Saat anda hamil, biasanya ditandai dengan munculnya flek pink di celana dalam yang terjadi saat implantasi (manakala embrio menempel di dinding uterus. Hal ini terjadi sekitar 8-10 hari menyusul ovulasi, sedikit lebih awal dibanding datangnya waktu haid). Kadang kita salah mengartikannya sebagai haid, hanya waktunya lebih pendek ketimbang menstruasi normal. Kram juga umum terjadi di awal kehamilan.
3. Mual dan muntah
Jika Anda hamil, pada awal kehamilan, beberapa hari setelah pembuahan, mungkin akan mengalami morning sickness. Sebenarnya morning sickness ini nama yang salah, karena pada kenyataannya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja: pagi, siang, malam. Biasanya, kedua tanda ini mulai terasa pada usia kehamilan 2-8 minggu setelah pembuahan. Lalu, berhenti begitu Anda memasuki bulan ke-4.Sebenarnya, mual dan muntah timbul karena terjadinya perubahan berbagai hormon dalam tubuh pada awal kehamilan. Meski begitu, kondisinya pada setiap ibu hamil tidak sama. Ada yang ringan, namun ada pula yang berat. Bahkan, bisa muntah-muntah berat (hiperemesis gravidarum)
4. Lelah berlebihan
Jika anda hamil, gejala yang paling umum dalam delapan hingga sepuluh minggu pertama adalah rasa lelah. Saat hamil, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang signifikan. Seluruh tubuh Anda perlu melakukan penyesuaian terhadap proses baru bertumbuhnya janin. bagi sebagian besar wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.
5. Puting atau payudara lebih lembut
Jika Anda hamil, Anda akan mengenali bahwa payudara dan putingnya menjadi lebih lembut sekitar tiga pekan setelah pembuahan (saat haid terlambat sekitar seminggu). Mungkin payudara terasa bengkak, serupa dengan saat menjelang haid.
6. Penggelapan areola
Pada kehamilan awal, Anda mungkin mengenali daerah areola (daerah gelap yang mengelilingi puting payudara) mulai menjadi lebih gelap dan diameternya membesar. Diyakini bahwa bertambah gelapnya warna areola membantu bayi yang baru lahir menemukan puting untuk menyusu. Anda mungkin juga akan mengenali bahwa vena di payudara menjadi lebih kelihatan karena penegangan payudara.
7. Sembelit
Buang air besar (BAB) menjadi sulit dan tidak lancar? Ini lazim terjadi pada awal kehamilan. Hormon tambahan yang diproduksi pada masa kehamilan menyebabkan usus halus lebih lentur dan menjadi kurang efisien.
8. Naiknya temperatur basal tubuh
Jka hamil maka suhu basal tubuh meningkat, saat masa haid yang harusnya datang terlewat. dan tidak turun ke level sebelum terjadi ovulasi. Saat terjadinya pembuahan, ovum dibuahi di tuba falopii, dan membutuhkan sekitar seminggu untuk ke rahim, dimana ovum terbuahi akan menempel di sana.
9. Sering buang air kecil
“Kebiasaan” baru ini sering timbul pada bulan-bulan pertama kehamilan. Ini terjadi karena rahim yang mulai membesar itu menekan kandung kemih. Umumnya, ini mulai terasa sekitar 6-8 minggu setelah pembuahan. Begitu rahim keluar dari rongga panggul, keluhan ini akan berkurang. Namun, Anda akan mulai sering-sering buang air kecil lagi pada trimester terakhir karena janin mulai masuk rongga panggul.
10. Membesarnya payudara
Meningkatnya hormon kehamilan, yakni estrogen dan progesteron, memang dapat mempengaruhi perkembangan kelenjar susu. Jangan heran, kalau payudara Anda terlihat agak membengkak atau terasa lebih lembut dari biasanya. Ini bisa terjadi beberapa hari setelah pembuahan. Puting susu dan areola (daerah sekitar puting susu) juga akan berwarna lebih gelap. Biasanya, ini terjadi sekitar 3 minggu sesudah pembuahan.
11. Melunaknya rahim dan leher rahim
Biasanya, terjadi sekitar usia kehamilan 2-8 minggu.
12. Tidak ada nafsu makan, mungkin ada hubungannya dengan mual mual diatas.
13. Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina karena pengaruh hormonal (Vaginal Discharge)
Hal ini termasuk normal. Namun sebaiknya terus dilakukan observasi jika terjadi perubahan warna , bau dan terjadi gatal2 atau rasa “burning”.
14. Insomnia
Beberapa kasus, biasanya ibu hamil mengalami sulit tidur.
15. Rahim dan perut membesar
Umumnya, dimulai pada usia kehamilan 8-12 minggu.
16. Flu / batuk / hidung berdarah / pusing-pusing / migraen
Jangan terburu untuk menelan obat. Lakukan treatmen secara alami terlebih dahulu. Bisa jadi pula hal tersebut terjadi karena turunnya daya tahan tubuh saat hamil.
17. Tes kehamilan
Merupakan test “pasti” kehamilan jika “positif”, antara lain:
  • Home pregnancy test misalnya berupa tes pack yang dilakukan di rumah
  • Pemeriksaan USG
  • Office pregnancy test
  • Pregnancy blood test
  • Internal exam.
Sebenarnya, semua tes kehamilan bekerja untuk melacak hormon khas kehamilan, yakni human Chorionic Gonadotropin (hCG). Hormon ini hanya bisa ditemukan dalam darah atau urin ibu hamil. Saat hamil, akan terjadi peningkatan hormon hCG dalam tubuh. Dan, peningkatan hormon ini tidak sama pada setiap orang. Umumnya, hormon ini mulai meningkat kira-kira seminggu setelah ovulasi. Meski begitu, sebaiknya tes kehamilan dilakukan bila haid terlambat selama 2 minggu.

Redam amarah saat hamil. Ini alasannya!

Redam amarah saat hamil. Ini alasannya!

Memang, sih, rasa mual yang mendera di trimester pertamakehamilan bisa membuat mood Anda jadi berantakan. Meski begitu, bukan berarti Anda boleh marah-marah seenaknya. 

Di luar masalah morning sickness yang mengganggu,kehamilan seharusnya menjadi momen membahagiakan yang membawa mood positif dalam diri Anda. Untuk menjaga supaya mood positif ini tidak berubah menjadi negatif, ada baiknya Anda mengindari hal-hal yang memicu amarah. 

Lalu, apa sebenarnya yang terjadi saat Anda marah? Sama seperti perempuan lain yang tidak hamil, jantung akan berdetak lebih kencang, napas menjadi pendek-pendek, otot-otot berkontraksi, dan gerakan usus bergejolak. 

Pada emosi yang lebih tinggi, jantung Anda akan memompa darah lebih cepat sehingga oksigen tidak dapat mengalir dengan baik ke seluruh jaringan tubuh. Tubuh pun akan menjadi siaga dan mengaktifkan beberapa hormon yang menyebabkan kejang dan kontraksi pada kandungan. 

Dengan kondisi seperti ini, tak heran jika kebiasaan marah-marah selama hamil akan membuat proses kelahiran bermasalah, bayi Anda kelak mudah rewel, kolik, berat badanbayi rendah, mudah waswas, kesulitan belajar di kemudian hari, dan bahkan mudah sekali menangis. Jadi, tahan emosi selama hamil, ya, Mabk.

6 penyakit yang berbahaya bagi kehamilan

6 penyakit yang berbahaya bagi kehamilan

Ada beberapa penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat membahayakan kehamilan:

• Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan ginjal, misalnya darah tinggi, rendahnya kadar protein dalam darah, dan tingginya kadar protein dalam urin. 
• Ketidaksesuaian golongan darah, misalnya pada janin dan calon mama yang dapat menyebabkan bahaya bagi keduanya. Contohnya ketidaksesuaian rhesus. 
• Endokrinopati atau kelainan endokrin, misalnya penyakit gula. 
• Kardiopati atau kelainan jantung pada calon mama yang tidak memungkinkan atau membahayakan bagi mama jika hamil dan melahirkan. 
• Haematopati atau kelainan darah, misalnya adanya gangguan pembekuan darah yang memungkinkan terjadinya perdarahan yang lama dan dapat mengancam jiwa. 
• Infeksi, misalnya infeksi TORCH (Toksoplasma, Rubella, Citomegalo virus dan Herpes simpleks), yang dapat membahayakan calon mama dan janin.

14 Tips Agar Cepat Hamil


MEMPUNYAI anak adalah dambaan setiap keluarga, bahkan dengan anak hidup kita akan terasa sempurna, namun seringkali kita jumpai ada keluarga yang sudah bertahun tahun hidup bersama tetap belum di karuniai seorang anak. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkan kehamilan:

1.Tidak Memakai Alat KB

Tidak menggunakan semua alat KB adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Hal ini karena penggunaan alat ini akan menyebabkan siklus haid Anda menjadi tidak teratur dan perlu waktu beberapa bulan untuk menjadi normal kembali.

2. Periksakan Kondisi Kesehatan Anda

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan yang mencakup kesehatan tubuh anda sendiri, mengenai sistem reproduksi anda, tingkat kesuburan dan hal lainnya kepada ahlinya. Periksakan hal ini baik suami maupun isteri. Hal ini merupakan modal penting untuk terjadinya kehamilan dan untuk diketahui oleh pasangan suami isteri, karena jika terjadi kendala pada hal tersebut, tentunya diperlukan perawatan dan pengobatan lebih lanjut dan bukan hanya sekedar tips. Jika setelah diperiksakan dan dinyatakan kondisi anda dan pasangan anda sehat, maka mungkin tips selanjutnya bisa bermanfaat dan dapat anda lakukan.
Ketahui Mengenai Pengetahuan Dasar Terjadinya Kehamilan, hal ini juga penting diketahui oleh pasangan suami isteri agar dapat dijadikan sebagai gambaran untuk mendapatkan kehamilan. Mengetahui seberapa banyak jumlah sperma normal, kondisi serviks saat masa subur, berapa lama sperma mencapai sel telur dsb

3. Ketahui Masa Subur Anda

Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopii. Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopi selama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati.

4. Ketahui dan Hindari Masalah-Masalah Kesuburan (Infertilitas)

Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40% akibat perempuan, 40% akibat laki-laki dan 30% akibat keduanya.

5. Waktu Terbaik Untuk Konsepsi

Penting untuk mengetahui kapan saat terbaik untuk terjadinya pembuahan pada seorang wanita. Waktu terbaik untuk konsepsi atau pembuahan adalah saat masa subur atau ovulasi dari seorang wanita. Yang perlu diperhatikan bahwa telur yang matang hanya hidup 24 jam sedangkan sperma hidup 48-72 jam dalam tubuh wanita. Oleh karenanya, melakukan hubungan suami istri sebelum saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari sesudahnya.

6. Frekuensi Hubungan Seksual

Frekuensi atau seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Tidak ada angka khusus yang dapat memastikan berapa kali seseorang harus melakukan hubungan suami istri untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Yang terpenting “seberapa sering” anda melakukan hubungan seksual pada ” waktu yang terbaik untuk konsepsi”.

7. Jangan Banyak Bergerak Setelah Berhubungan Suami Istri?

Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa setelah hubungan seksual dengan tidak bergerak dan tetap dalam posisi tidur dengan kaki atau pinggul lebih tinggi setelah melakukan hubungan suami istri akan meningkatkan kesuburan. Karena sebenarnya sperma sudah berada di dalam servik sesaat setelah ejakulasi. Tapi ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama melakukan hubungan suami istri. Yang terpenting juga sewaktu anda membersihkan, hindari mengunakan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual, karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toxic untuk sperma.
Buat para suami sebaiknya menghindari memakai celana yang terlalu ketat atau mandi air hangat, hal ini akan menurunkan kemungkinan kehamilan karena proses penekanan atau panas didaerah testis (pembentuk sperma).

8. Hindari Rokok dan Narkoba

Merokok atau mengkonsumsi narkoba sangat mngurangi peluang seorang wanita untuk hamil, dan dapat menyebabkan terjadinya keguguran, kelahiran prematur, dan bayi dengan berat badan rendah.

9. Kurangi Kafein

Banyak penelitian menunjukkan, terlalu banyak kafein bisa mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Jika ingin hamil, hindari minum kopi, teh, atau cola yang kandungan kafeinnya tinggi.

10. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Inilah yang harus anda perhatikan :
Jika kebetulan anda atau suami perokok, sebaiknya menghentikan merokok. demikian juga dengan kebiasaan meminum alkhohol. Meminum alkohol sedikit pun mengurangi peluang kehamilan hingga 50 % Pastikan Berat Badan Anda Tidak Kurang/Tidak Lebih (ideal) karena berat badan yang kurang/lebih selain bisa mempersulit pembuahan, juga menjadi masalah saat anda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangi pembentukan sperma. Rajin Olahraga, dengan demikian kondisi badan anda selalu fit dan dalam proses pembuahan pun akan lebih besar terjadi.
Pola Makan Bergizi Seimbang dalam mengkonsumsi makanan sarat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kehamilan sehat kelak.

11. Gunakan Posisi Berhubungan Badan Yang Tepat

Banyak pakar kesuburan yang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan. Agar lebih efektif, wanita bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung banyak sperma. Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

12. Hadirkan Suasana Santai Saat Berhubungan

Kegiatan berhubungan suami isteri ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.

13. Minum Vitamin

Untuk cepat hamil, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan. Vitamin C, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma. Mengkonsumsi 1000 mg dan 10 mcg vitamin D atau Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.

14. Berdoa Kepada Allah

Manusia hanyalah bisa merencanakan dan berusaha, sedangkan yang menentukan semuanya tentulah Allah. Oleh karena itu lengkapi usaha anda dengan berdoa kepada-Nya, agar diberkahi secepatnya karunia kehamilan. Doa begitu kuat, yang mampu mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Jadi, berdoalah.