Latest Updates
Showing posts with label menggendong bayi. Show all posts
Showing posts with label menggendong bayi. Show all posts

Cara Menggendong Bayi Yang Aman dan Nyaman

Menggendong bayi terutama yang baru lahir, pastilah menakutkan bagi seorang ibu baru. Tubuh bayi yang mungil seolah-olah sangat rapuh. Jangan takut dan ragu dengan sedikit belajar dan keyakinan diri pasti kita bisa menggendong bayi dengan luwes. Yakinlah dengan kemauan, maka beberapa saat kemudian maka naluri keibuan kita akan semakin membantu memudahkan kita.
Langkah-langkah untuk memulai menggendong bayi:

Mendekatlah Pada si Bayi

Untuk mengangkat bayi, pertama-tama mendekatlah pada si bayi, lalu selipkan satu tangan kita di bagian leher dan kepala untuk menyangganya. Lalu letakan tangan yang satu untuk menopang punggung dan pantatnya.

Letakan Bayi di Lipatan Siku

Saat menggendong, letakan/rebahkan kepala bayi dilipatan siku kita lalu sangga pantatnya dengan telapak tangan. Sekarang bayi bisa kita angkat dengan aman. Ingat lakukan selalu dengan gerakan perlahan. Jangan lupa untuk memegangnya erat-erat, lalu perlahan dekatkan bayi ke arah dada kita. Saat mengangkat bayi dari tempat tidurnya, posisi kepala sejajar dengan bagian tubuh lainnya sedangkan jika sudah dalam gendongan maka posisi kepala bayi harus selalu lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya.

Dekat Bayi Pada Dada Kita

Dengan mendekatkan bayi pada dada kita, maka bayi akan merasa senang karena bisa mendengarkan suar detak jantung kita.

Meletakan Bayi

Untuk meletakan bayi di ranjangnya, turunkan tubuhnya dulu hingga menyentuh kasur. Selama itu sangga terus kepalanya, baru setelah tubuh bayi benar-benar aman di atas kasur, tarik tangan kita dari kepalanya dengan perlahan.

Tips:

Menggendong dipercaya sebagai salah satu cara untuk berkomunikasi dengan si kecil. Dengan menggendong dan menimang si kecil akan membuat mereka merasa nyaman dan tidak mudah rewel.
Pilih alat yang tepat untuk menggendong. Alat itu biasanya selempang atau kain selendang. Pastikan alat untuk menggendong itu aman dan nyaman baik bagi si bayi maupun kita yang menggendongnya serta mudah untuk digunakan.
Jika bayi akan digendong setelah di beri ASI, gunakan kain lembut dan letakan di bahu kita, sebagai alas bagi baju kita, bila si bayi kemungkinan mengalami gumoh.

Tips Aman Menggendong Bayi Sesuai Usianya

Tips aman menggendong bayi sesuai usia akan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diketahui bagi semua orangtua. Menggendong adalah salah satu cara yang paling efektif yang perlu orangtua lakukan untuk mempererat ikatan batin antara orangtua dan anak.Agar dapat memperoleh hasil yang optimal, maka kita sebagai orangtua perlu mengetahui cara-cara yang tepat untuk menggendong anak kita, terutama bayi, sesuai usianya. Dalam hal ini, menngendong bayi perlu dikategorikan menurut usia bayi itu sendiri karena bayi mempunyai kemampuan dan kebutuhannya sendiri berdasarkan usianya. Jika kita dapat melakukan hal yang sangat dasar ini dengan baik dan benar, maka kita akan dapat memperoleh hasil yang optimal serta kita juga akan mampu mengurangi resiko-resiko yang tidak kita inginkan hanya karena kita salah menggendong bayi kita.
Ada beberapa fase usia yang harus kita perhatikan saat kita akan menggendong bayi. Fase-fase usia ini dianggap penting untuk kita ketahui karena pada fase-fase inilah bayi masih berada pada masa rawannya. Maka dari itu,tips aman menggendong bayi sesuai usia dapat dibedakan menjadi:
  1. Usia 0-3 bulan. Pada fase ini, tulang bayi masih sangat lemah. Maka posisi gendongan yang terbaik adalah dengan membaringkannya di lengan kita. Satu lipatan siku kita untuk menopang leher dan kepalanya sementara tangan yang lain untuk menopang punggung dan pantatnya.
  2. Usia 4 bulan. Posisi menggendong pada fase ini hampir sama dengan fase sebelumnya, hanya saja pada fase ini bayi dapat sesekali didudukkan pada pangkuan kita dengan kepalanya bersandar di dada kita dan menghadap ke depan.
  3. Usia5 bulan. Bayi yang berusia 5 bulan pada umumnya sudah mampu menopang kepalanya sendiri sehingga kita bisa menggendongnya di pinggang kita dengan kaki bayi melingkar di pinggul kita cukup kita topang hanya dengan satu tangan.
  4. Usia 6 bulan. Menggendong di punggung sudah dapat dilakukan pada usia ini karena bayi sudah mulai sempurna dalam menopang kepalanya sendiri.
Fase-fase tersebut di atas sangat penting untuk kita ketahui agar kita dapa meminimalisr resiko-resiko seperti terkilir atau patah tulang pada bayi saat kita menggendongnya.Dengan demikian, kita dapat selalu memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi kita sehingga ikatan batin kita dan bayi kita pun juga semakin erat.Yang terpenting dalam menggendong bayi adalah kita sebaiknya tidak mendekapnya terlalu erat agar bayi selalu merasa nyaman. Selain itu, kita juga harus sebisa mungkin menghindari goncangan yang terlalu keras saat menggendong atau menimang bayi karena akan berakibat fatal bagi otaknya.Demikian fase-fase yang paling penting untuk kita perhatikan dalam tips aman menggendong bayi sesuai usia.