Tidur merupakan kebutuhan pokok manusia, dengan tidur maka seluruh
tubuh rileks dan istirahat sehingga bermanfaat untuk tetap menjaga
kebugaran di pagi hari. Apabila anda kurang tidur maka akan menyebabkan
gangguan seperti hilangnya fokus dan kosentrasi di pagi hari, membuat
cepat lelah ketika beraktifitas bahkan hingga gangguan kepribadian.
Bagaimana dengan balita yang kurang tidur?
Ya, penelitian yang
dilakukan di Norwegia,dari pihak Uni Research Health dan the Norwegian
Institute of Public Health, Bergen yang menyatakan bahwa adanya kaitan
antara gangguan tidur dengan gangguan kepribadian dan juga gangguan
emosi yang begitu kuat.
Penelitian yang dilakukan untuk mengamati
32.662 pasangan ibu dan juga anak. Penelitian ini dimulai ketika ibu
hamil berusia 17 minggu hingga anak berusia 5 tahun. Pada rentan waktu
itu, partisipan mengisi survei yang dilakukan tiga kali.
Beberapa
pertanyaan ditanyakan mengenai waktu tidur bayi dan juga kualita yang
diukur dengan menanyakan berapa kali bayi dapat bangun di tengah malam
serta juga memberikan keterangan mengenai kepribadian dan emosi bayi.
Hasil
penelitian yang ditemukan bahwa enam dari sepuluh bayi yang tidur
dengan 13 hingga 14 jam sehari dimana dua persen mengalami kurang tidur
dan tidur di bawah 10 jam dalam satu malam. Sedangkan tiga persen
dinyatakan normal bangun 3-4 kali dalam satu minggu.
Peneliti
mengungkap bahwa bayi yang bangun lebih dari 3 kali dalam satu malam dan
juga pada bayi yang kurang tidur 10 jam perhari maka memiliki masalah
kepribadian yang paling umum, diantaranya adalah lebih agresif. Bahkan
gangguan lain yang dialaminya adalah sifat gugup dan depresi yang
berhubungan dengan gangguan emosional.
Sudahkah anak anda tidur
dengan waktu yang sesuai dengan usianya? Sudahkah membiasakan untuk
waktu tidur di malam hari? Memang sangat sulit apabila anda tidak
membiasakan untuk menerapkan jadwal pada usia anak-anak. Terlebih kini
anak anda yang sedang aktif bermain hingga menjelang malam. Padahal
kebiasaan tersebut jelas mengganggu, sesuai dengan penelitian diatas
akan menimbulkan risiko gangguan emosional.
Kebiasaan kualitas
tidur yang buruk akan terbawa hingga usia anak anak memasuki sekolah,
remaja bahkan hingga dewasa. Kualitas tidur yang buruk menyebabkan anak
akan kehilangan kosentrasi. Bahkan kini pada salah satu rumah sakitdi
London dibuatlah sebuah aplikasi untuk meningkatkan kualitas tidur untuk
anak-anak.
Aplikasi yang dibuat akan meberikan saran sehingga
dapat mengatasi berbagai keluhan yang mungkin muncul pada anak berusia
0-16 tahun. Bahkan saran yang disampaikan akan bersifat personal yang
memberikan pesan pertimbangan data penggunanya.
Sehingga harapan
anak dapat tidur dengan jangkauan normal sehingga apabila jangkuan anak
bermasalah aplikasi yang khusus untuk membantu memiliki tidur
berkualitas tersebut akan memberikan saran pada orang tua.
Aplikasi
ini akan membantu orang tua misalnya ketika usia lima tahun terbangun
dan menganalisa memberikan informasi mengenai fenomena night terror atau
gejala serupa sehingga saran dapat membangunkan anak setengah jam
sehingga dapat meminimalisir dengan membangunkan anak. Selain itu pada
anak enam belas tahun yang mengalami masalah tidur maka diberikan saran
untuk berolahraga di sore hari.
Oleh karena itu, kini bagi orang
tua harus menyadari pentingnya menjaga kualitas tidur anak anda sehingga
pada usia sebelum lima tahun merupakan periode yang harus dijaga
mengingat anak anda masih dalam perkembangan mental. Selain itu anak
dibawah lima tahun harus tetap diperhatikan perkembangan mental nya
karena masih sangat rapuh sehingga memiliki kebiasaan untuk menjaga
kualitas tidur dan mau untuk tidur sendiri.
Home » Tidur
Showing posts with label Tidur. Show all posts
Showing posts with label Tidur. Show all posts
4 Cara Menidurkan Bayi
Bayi memiliki keunikan masing-masing dalam pertumbuhan dan
perkembangnya, begitu pula dalam membiasakan waktu tidur dan metode yang
digunakan untuk membuat bayi anda tertidur lelap.
Berikut adalah beberapa pilihan metode yang dapat disesuaikan dengan bayi anda :
1. Metode ferberizing
Metode ini yaitu menidurkan bayi dengan membiarkan bayi menangis hingga tertidur. Meskipun terkadang beberapa orang tua seringkali tidak menggunakan metode ini yang dianggap membuat bayi tidak nyaman dan menangis semakin keras. Padahal metode ini dapat anda lakukan asalkan anda mengetahui jadwal tidur bayi anda, sehingga ketika bayi anda menangis di saat waktunya untuk tidur anda dapat membiarkan bayi anda menangis lebih panjang dari biasanya. Untuk anda yang akan menggunakan metode ferberizing anda dapat memulainya dengan rutinitas di malam hari sehingga membantu menciptakan suasana tenang pada anka anda dan menandakan waktu tidur. Anda dapat menjadwalkan waktu setiap malam ketika bayi anda mengantuk atau belum mengantuk sehingga terbiasa.
Kesulitan dalam menggunakan metode ferberizing yang dipopulerkan oleh Richard ferber yaitu ketika bayi menangis dan harus membiarkannya hingga 5 menit. Kemudian biarkan bayi anda mendengarkan suara lembut anda tanpa menggendongnya. Pada malam selanjutnya anda dapat memberi jeda yang 10 menit hingga bertahap 15 menit di malam selanjutnya. Dalam metode ini anda harus peka terhadap tangisan bayi anda sehingga anda dapat mengetahui penyebab bayi menangis sehingga apabila dikarenakan hal yang harus diwaspadai seperti tersedak atau terkena sesuatu yang keras.
2. Metode No Cry
Metode ini menitikberatkan antara kedekatan antara bayi dengan anda sehingga anda dapat menguranginya secara bertahap. Metode ini cocok untuk anda yang tidak ingin bayi menangis di malam hari, tidak keberatan ketika bangun sepanjang malam atau bagi anda yang menginginkan banyaknya kontak fisik antara anda dan bayi. Dalam melakukan metode ini adalah menjaga waktu secara konsisten dan melakukan rileksasi yang menegangkan pada bayi. Dalam melakukan metode ini yang harus anda lakukan adalah untuk menjaga sepanjang malam bersama dengan bayi anda sehingga anda lebih dekat dengan bayi anda. Apabila bayi anda terbangun hal yang harus anda perhatikan bayi terbangun atau tidur kembali. Sentuhan lembut yang mendekatkan bayi anda dengan asi akan membuatnya kembali mengantuk. Dalam melakukan metode ini sebaiknya memperhatikan keamanan selama anda tidur dengan bayi anda, apabila seranjang anda harus memperhatikan kenyamanan dan resiko bayi anda tertindih.
3. Metode Long Good Bye
Metode ini menekankan cara agar anda mempunyai batasan secara perlahan dengan bayi anda. Metode ini sangat cocok pada anda yang mempunyai kesibukan sehingga mempunyai waktu yang lebih panjang. Adapun cara yang dapat anda lakukan dalam menggunakan metode ini adalah dengan membiasakan bayi anda untuk dibaringkan di tempat tidurnya hingga mengantuk, ketika bayi anda rewel anda dapat menepuk-nepuknya sehingga bayi anda tenang.
Bagi anda yang menggunakan metode ini sebaiknya tidak buru buru merespon tangisan akan tetapi memberikan waktu sehingga ketika tangisannya histeris baru bayi anda digendong. Anda dapat melakukan metode ini secara konsisten sehingga menjadi kebiasaan untuk bayi anda akan tetapi yang harus diperhatikan jangan terburu buru meninggalkan bayi anda sendiri, anda dapat membiasakannya secara perlahan sedikit demi sedikit hingga terbiasa.
4. Metode Self Soothing
Metode ini membiarkan bayi anda untuk tidur sendiri dengan membiasakan jadwal tidur dan juga menenangkannya dengan verbal. Metode ini sangat cocok digunakan untuk mengatur bayi secara personal untuk tetap tenang. Anda dapat memulainya dengan ritual yang mendukung metode ini misalnya dengan mandi dengan air hangat, lampu yang redup dan membaca buku cerita sehingga membuat bayi anda tenang. Selanjutnya yang tidak kalah penting dalam melakukan metode ini adalah dengan menenangkan dengan suara anda sendiri sehingga membantunya ketika terbangun di malam hari. Dalam melakukan metode ini anda memerlukan waktu minimal satu minggu hingga bayi anda bisa terlelap kemudian selanjutnya perhatikan pula daftar lagu yang dapat membuat bayi anda tenang dan putarlah secara perlahan sehingga menjadi pengantar tidurnya.
Berikut adalah beberapa pilihan metode yang dapat disesuaikan dengan bayi anda :
1. Metode ferberizing
Metode ini yaitu menidurkan bayi dengan membiarkan bayi menangis hingga tertidur. Meskipun terkadang beberapa orang tua seringkali tidak menggunakan metode ini yang dianggap membuat bayi tidak nyaman dan menangis semakin keras. Padahal metode ini dapat anda lakukan asalkan anda mengetahui jadwal tidur bayi anda, sehingga ketika bayi anda menangis di saat waktunya untuk tidur anda dapat membiarkan bayi anda menangis lebih panjang dari biasanya. Untuk anda yang akan menggunakan metode ferberizing anda dapat memulainya dengan rutinitas di malam hari sehingga membantu menciptakan suasana tenang pada anka anda dan menandakan waktu tidur. Anda dapat menjadwalkan waktu setiap malam ketika bayi anda mengantuk atau belum mengantuk sehingga terbiasa.
Kesulitan dalam menggunakan metode ferberizing yang dipopulerkan oleh Richard ferber yaitu ketika bayi menangis dan harus membiarkannya hingga 5 menit. Kemudian biarkan bayi anda mendengarkan suara lembut anda tanpa menggendongnya. Pada malam selanjutnya anda dapat memberi jeda yang 10 menit hingga bertahap 15 menit di malam selanjutnya. Dalam metode ini anda harus peka terhadap tangisan bayi anda sehingga anda dapat mengetahui penyebab bayi menangis sehingga apabila dikarenakan hal yang harus diwaspadai seperti tersedak atau terkena sesuatu yang keras.
2. Metode No Cry
Metode ini menitikberatkan antara kedekatan antara bayi dengan anda sehingga anda dapat menguranginya secara bertahap. Metode ini cocok untuk anda yang tidak ingin bayi menangis di malam hari, tidak keberatan ketika bangun sepanjang malam atau bagi anda yang menginginkan banyaknya kontak fisik antara anda dan bayi. Dalam melakukan metode ini adalah menjaga waktu secara konsisten dan melakukan rileksasi yang menegangkan pada bayi. Dalam melakukan metode ini yang harus anda lakukan adalah untuk menjaga sepanjang malam bersama dengan bayi anda sehingga anda lebih dekat dengan bayi anda. Apabila bayi anda terbangun hal yang harus anda perhatikan bayi terbangun atau tidur kembali. Sentuhan lembut yang mendekatkan bayi anda dengan asi akan membuatnya kembali mengantuk. Dalam melakukan metode ini sebaiknya memperhatikan keamanan selama anda tidur dengan bayi anda, apabila seranjang anda harus memperhatikan kenyamanan dan resiko bayi anda tertindih.
3. Metode Long Good Bye
Metode ini menekankan cara agar anda mempunyai batasan secara perlahan dengan bayi anda. Metode ini sangat cocok pada anda yang mempunyai kesibukan sehingga mempunyai waktu yang lebih panjang. Adapun cara yang dapat anda lakukan dalam menggunakan metode ini adalah dengan membiasakan bayi anda untuk dibaringkan di tempat tidurnya hingga mengantuk, ketika bayi anda rewel anda dapat menepuk-nepuknya sehingga bayi anda tenang.
Bagi anda yang menggunakan metode ini sebaiknya tidak buru buru merespon tangisan akan tetapi memberikan waktu sehingga ketika tangisannya histeris baru bayi anda digendong. Anda dapat melakukan metode ini secara konsisten sehingga menjadi kebiasaan untuk bayi anda akan tetapi yang harus diperhatikan jangan terburu buru meninggalkan bayi anda sendiri, anda dapat membiasakannya secara perlahan sedikit demi sedikit hingga terbiasa.
4. Metode Self Soothing
Metode ini membiarkan bayi anda untuk tidur sendiri dengan membiasakan jadwal tidur dan juga menenangkannya dengan verbal. Metode ini sangat cocok digunakan untuk mengatur bayi secara personal untuk tetap tenang. Anda dapat memulainya dengan ritual yang mendukung metode ini misalnya dengan mandi dengan air hangat, lampu yang redup dan membaca buku cerita sehingga membuat bayi anda tenang. Selanjutnya yang tidak kalah penting dalam melakukan metode ini adalah dengan menenangkan dengan suara anda sendiri sehingga membantunya ketika terbangun di malam hari. Dalam melakukan metode ini anda memerlukan waktu minimal satu minggu hingga bayi anda bisa terlelap kemudian selanjutnya perhatikan pula daftar lagu yang dapat membuat bayi anda tenang dan putarlah secara perlahan sehingga menjadi pengantar tidurnya.
Posted by Unknown
at 1:05 PM,
Add Comment
Read more
Kenali Bayi Tersenyum Saat Tidur
Bayi yang sedang tidur pulas dan tiba-tiba tersenyum membuat anda terheran. Pada umumnya pada usianya 0 hingga 8 minggu bayi dapat tersenyum ketika tidur. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor. Diantaranya bayi mengeluarkan gas dari mulutnya sehingga bayi tampak tersenyum. Meskipun demikian ada yang mengatakan bahwa pengeluaran gas yang dilakukan bayi tidak akan hingga membuatnya tertawa. Pada beberapa kondisi bayi tertidur terkadang membuat bayi anda tidak sekedar senyum melainkan hingga tertawa. Penyebab kedua bayi tersenyum pada usia 0 hingga 8 bulan adalah refleks bayi. Tertawa dalam tidur dianggap sebagai refleks untuk mengisap jempol, empeng atau dot yang tidak disadari oleh bayi.
Sedangkan penyebab ketiga dapat disebabkan karena proses tidur yang memasuki tahap REM (Rapid Eye Movement). Hal ini terjadi pada 1/4 waktu tidur secara keseluruhan. Pada tahap ini bisa memungkinkan senyuman atau tawa ketika tidur. Sedangkan pada bayi yang sudah memasuki usia lebih dari 8 minggu. Bayi akan tersenyum ketika menganggap mendapatkan reaksi yang membuatnya menyenangkan. Bayi yang bermimpi sesuatu yang membahagiakan akan menunjukan senyum sedangkan pada bayi yang bermimpi menakutkan atau trauma maka akan bermimpi buruk.
Mimpi pada saat bayi tidur akan menghadirkan gambar dari aspek yang bayi alami. Bila bayi anda mengalami perubahan gerak ketika tidur itu dikarenakan bayi mengalami tahap REM dimana mata akan bergerak, kasus tangan dan kaki juga akan bergerak secara gelisah yang menandakan bayi sedang bermimpi. Meskipun demikian pada usia bayi akan berbeda-beda gerakan ketika tidur. Pada awal bayi hanya tersenyum ketika bermimpi akan tetapi pada beberapa kasus bayi bisa juga sampai tertawa.
Bahkan pada bayi yang semakin tumbuh, pengaruh mimpi akan membuatnya berteriak atau menangis. Hal ini juga dapat menjadi salah satu tanda bahwa bayi mengalami ekspresi yang disebabkan karena mimpi. Berbeda dengan bayi yang berteriak dan menangis karena ketidaknyamanan dalam posisi tidur, kedinginan, kepanasan atau pengaruh lingkungan lainya. Selain bayi dapat tersenyum ketika tidur yang disebabkan karena faktor tersebut. Bayi dalam kehidupannya melalui tahapan senyum.
Pada tahapan senyum bayi yang dilakukan bayi dimulai lahir hingga tumbuh besar. Awalnya bayi hanya senyum refleks kemudian bayi mengalami senyum responsif, selanjutnya bayi mengalami masa senyum sosial dimana bayi akan mulai mengenal lingkungan orang-orang sekitar, pada tahap selanjutnya adalah senyum pilih-pilih yaitu hanya senyum pada orang tertentu saja sedangkan terakhir bayi yang semakin berkembang memasuki usia lebih dari 12 bulan maka bayi sudah memiliki selera humor. Ketika bayi menangkap sesuatu maka bayi akan merespon dengan senyum.
Posted by Unknown
at 10:56 PM,
Add Comment
Read more
Kenali Perkembangan Bayi Saat Tidur
Tidur yang nyenyak pada bayi merupakan tidur yang optimal. Para ahli mengatakan bahwa tidur merupakan salah satu rangsangan untuk tumbuh kembang bayi bahkan tidur merupakan salah satu cara untuk tumbuh kembang otak sehingga membuat bayi berakal, cerdas dan berpikir jernih.
Taukah anda bahwa 75% hormon pertumbuhan pada bayi dikeluarkan saat bayi tidur. Pertumbuhan yang disebabkan hormon ini akan mulai berfungsi pada tahap ke 3 dan tahap ke 4 tidur. Sehingga tingginya kadar hormon pertumbuhan akan berkaitan dengan hubungan kondisi fisik bayi yang merangsang tulang dan jaringan, metabolisme tubuh dan juga dapat membuat perkembangan otak secara maksimal.
Pembentukan hormon pertumbuahan ketika bayi tidur akan memperbaiki dan memperbaharui seluruh sel yang ada di dalam tubuh bayi. Sel kulit, sel darah bahkan hingga sel otak akan ikut dibantu dalam hormon pertumbuhan yang terbentuk ketika bayi tidur.
Ketika bayi tidur maka aliran darah ke otak akan mengalami peningkatan. Sehinga selama tahap tidur bayi yang mengalami tidur REM akan memiliki peranan penting dalam kesehatan psikis bayi dan juga aktivitas otak. Bahkan apabila dapat secara optimal akan menunjukan stimulasi yang berlangsung maksimal. Sehingga akan baik untuk pertumbuhan susunan saraf pada bayi anda.
Pada awal kelahiran yaitu pada usia 1 bulan, bayi dapat tidur 16-22 jam. Siklus ini lebih pendek dibandingkan dengan orang dewaa dan lebih panjang. Selain itu pola tidur yang baik didukung oleh lingkungan. Untuk menciptakan pola tidur yang baik dan tidur yang berkualitas untuk bayi anda usahakan lingkungan bayi anda mendukung.
Ketika akan tidur pastikan bayi anda tidak mengalami popok yang kotor, terlalu berisik, kepanasan atau sedang dalam keadaan lapar. Penting sekali untuk anda menciptakan suasana yang tenang, suhu yang tidak terlalu dingin , lampu yang redup dan tidak berisik yang dapat menghambat tidur bayi anda. Bayi yang sering terbangun atau tidurnya terganggu akan mengalami masalah tumbuh kembang sehingga bayi anda akan mengalami gangguan kepercayaan ketika tumbuh besar.
Selain itu apabila bayi tidur kurang optimal maka akan meningkatkan daya tahan tubuh bayi yang kurang atau mudah terserang infeksi. Hal ini karena apabila tidur bayi terganggu maka kadar sel darah putih yang ada di dalam tubuh mengalami penurunan. Sehingga menyebabkan efektivitas sistem daya tahan tubuh menurun dan hasilnya bayi akan mudah sakit dan pertumbuhan yang terganggu. Apabila tubuh bayi anda lemah maka akan mengurangi kemampuan berpikir yang rendah.
Posted by Unknown
at 6:16 AM,
Add Comment
Read more
Perihal Tidur Bayi
TIDUR bagi bayi memiliki banyak manfaat, selain merangsang tumbuh kembang otak, hormon pertumbuhan pun dikeluarkan saat bayi tidur. Dengan tidur nyenyak berarti pertumbuhan otak bisa maksimal dan pada akhirnya anak bisa tumbuh cerdas, tentunya disertai pula stimulasi dan rangsangan dalam proses belajarnya. Sekitar 75% hormon pertumbuhan dikeluarkan pada saat bayi tidur, terutama pada tahap 3 dan 4 dari fase tidur. Tingginya kadar hormon pertumbuhan ini erat hubungannya dengan kondisi fisik bayi karena hormon ini punya tugas merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan, serta mengatur metabolisme tubuh, termasuk juga otak bayi. Fungsi lain dari hormon pertumbuhan ini adalah dalam hal memperbaiki dan memperbaharui seluruh sel yang ada di tubuh. Mulai dari sel kulit, sel darah termasuk juga sel saraf otak.
Selama tidur, pada tahap tidur REM (Rapid Eye Movement) atau tahap
tidur aktif, aliran darah ke otak juga meningkat. Hal ini berperan
penting dalam kesehatan psikis bayi dan aktivitas otak bayi, sehingga
semakin optimal tumbuh kembang otak bayi. Pada tahap REM, stimulasi yang
terjadi di otak juga berlangsung lebih maksimal, yang penting bagi
pertumbuhan sistem susunan saraf pusat bayi.
Kondisi kurang tidur pada bayi selain bisa mengganggu pertumbuhannya
juga bisa menurunkan daya tahan tubuhnya karena terjadi penurunan jumlah
kadar sel darah putih di dalam darah. Dengan menurunnya daya tahan
tubuh, bayi menjadi mudah sakit, kemampuan berpikirnya berkurang, rewel,
cengeng dan sulit diatur.
Agar Bayi Tidur Nyenyak
Mengingat pentingnya tidur bagi bayi maka sudah sewajarnya kita berusaha untuk membuat bayi kita bisa tidur dengan nyenyak dan cukup waktu, berikut tipsnya:- Mandi dengan air yang hangat dan gunakan sabun yang lembut agar setelah mandi badannya menjadi nyaman dan rileks.
- Selesai mandi, lakukan terapi pijat atau massage dengan lembut menggunakan baby oil atau baby lotion.
- Ciptakan suasana yang tenang, dengan mendendangkan lagu nina bobok, membacakan cerita atau memutarkan musik yang lembut.
Mengatur Posisi Tidur Bayi
Posisi tengkurap, miring atau telentang, yang pasti tidur lelap penting
untuk tumbuh-kembang bayi. Berikut posisi tidur bayi yang disesuaikan
dengan kondisi bayi:
- Tengkurap. Posisi ini masih diperdebatkan karena bayi bisa mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindroma meninggal mendadak. Namun di lain pihak, ada literatur yang menyatakan bayi jadi lebih nyaman, tidur nyenyak, tangisnya berkurang, serta gerak pernapasan dan perkembangan motoriknya lebih baik. Mungkin karena dia merasa seperti dipeluk ibu atau hangat karena perut menempel ke kasur. Dipilih jika: ingin bayi tidur lelap, asal tetap diawasi. Usahakan mulut atau hidung bayi tidak tertutup sesuatu yang dapat menghalangi pernapasannya.
- Miring. Miring ke kanan biasanya dipilih untuk bayi prematur, terutama yang minum memakai selang atau masih menggunakan alat bantu pernapasan. Tujuannya agar proses pengosongan lambung lebih mudah. Saat bayi hendak dibawa pulang pun, pihak rumah sakit kerap menganjurkan agar bayi sering ditidurkan dalam posisi miring guna mencegah gumoh lebih banyak. Kabar baiknya, gumoh tidak ada hubungannya dengan gangguan kesehatan serius. Dipilih jika: bayi sering gumoh dalam jumlah banyak.
- Telentang. Ini posisi umum tidur (bayi usia 0-3 bulan). Dia belum mampu berguling, dan posisi ini terbukti paling aman. Sejak dikampanyekan tahun 1994 di Amerika agar bayi ditidurkan telentang, kematian bayi akibat SIDS berkurang sampai 50%. Dipilih jika: ingin memperkecil risiko SIDS dan bayi tidak sering gumoh.
Lama Tidur Bayi
Tidak ada patokan yang pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi
bayi dalam tidurnya. Semakin kecil usia bayi, dia membutuhkan waktu
tidur yang lebih lama dan sesekali bangun untuk minum ASI, makan atau
melakukan aktivitas lain. Seorang bayi yang baru lahir sampai usia 3
bulan membutuhkan tidur 15-17 jam dengan pembagian tidur siang 8 jam dan
tidur di waktu malam 9 jam. Pada usia ini tidur dan bangunnya bayi
tergantung rangsang lapar dan kenyang. Menjelang usia 1 tahun waktu
tidur bayi tinggal 13-15 jam.
| Usia Bayi | Waktu Tidur |
| 0 - 3 bulan | 15 - 17 jam |
| 4 - 5 bulan | 14 - 15 jam |
| 6 - 8 bulan | 13 - 14 jam |
| 9 - 12 bulan | 13 jam |
Pola Tidur Bayi
Setiap bayi memiliki pola tidur yang berbeda-beda. Ada yang bisa tidur
semalaman tanpa terbangun dan ada juga yang sering bangun untuk menyusu
atau ganti popok. Sebenarnya tidur nyenyak bisa kita usahakan dengan
melakukan pembiasaan. Pelajari pola tidur bayi Anda dan kondisikan bayi
Anda sesuai polanya. Jika bayi bisa tidur nyenyak setelah mandi, maka
mandikan dia sebelum tidur dengan air hangat. Jika dia bisa tidur
nyenyak jika perutnya kenyang, maka pastikan dia kenyang sebelum tidur
agar tidak terbangun untuk menyusu. Ada juga bayi yang suka mendengar
musik lembut untuk membantunya tidur dan ada juga yang minta digendong
untuk mengantarkan dirinya tidur. Penuhi apa yang menjadi keinginannya
dan biasakan agar menjadi pola tidurnya sehingga bayi lebih mudah tidur
dan tidak rewel.
Posted by Unknown
at 12:01 AM,
Add Comment
Read more
Subscribe to:
Posts (Atom)


